Ada Semburan Api di Rest Area KM 86 B Tol Cipali, Begini Kronologinya!

Ada Semburan Api di Rest Area KM 86 B Tol Cipali, Begini Kronologinya!
Ilustrasi: Freepik
0 Komentar

CIANJUR EKSPRES- Rest area KM 86 B di Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) ditutup sementara pada Rabu (26/4/2023) usai muncul semburan api disertai dengan suara ledakan di kawasan itu.

Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat membenarkan adanya peristiwa semburan api di rest area KM 86 Tol Cipali, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Subang itu. Menurut Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Barat Kombes Pol Wibowo, kejadian itu berangsung pada pukul 08.00-09.00 WIB.

5 Rest Area Unik di Indonesia, Bikin Mudik Makin Asyik! 

“Kejadian pagi, tapi kondisi arus lalu lintas tetap aman,” ujar Wibowo melansir Antara.

Pihaknya pun memastikan tidak ada korban dalam peristiwa tersebut.

Baca Juga:Viral Anak Polisi Aniaya Mahasiswa, AKBP Achiruddin Hasibuan Dicopot dari JabatannyaRidwan Kamil Soal Isu Cawapres: Saya Fatsun dengan Keputusan Golkar

Terjadi Ledakan di Polsek Astana Anyar Bandung, Ridwan Kamil Langsung Meluncur ke Lokasi Kejadian

Kronologi Penyebab Munculnya Semburan Api di Rest Area KM 86

Sebagai informasi, munculnya semburan api ini setelah adanya pekerjaan penggalian sumur air bersih.

Kasi Kedaruratan BPBD Subang Komara menjelaskan pihak pengelola Tol Cipali sedang berupaya meningkatkan kapasitas kebutuhan air bersih di Rest Area KM 86 B Tol Cipali sejak 10 April 2023.

Tol Cipali Kembali Makan Korban, 2 Balita Tewas Akibat Kecelakaan

Total kedalaman sumur diperkirakan sekitar 100 meter. Setelah Lebaran ini pekerjaan penggalian sumur sudah terpasang kurang lebih 40 meter.

Kemudian menurutnya muncul dari sumur tersebut luapan air yang telah tercampur lumpur. Dia menduga dari lumpur itu mengandung material minyak.

“Namun setelah terpasang dua hari kemudian munculah luapan air dari dalam sumur bor kemudian diikuti oleh lumpur yang diduga sudah bercampur dengan material semacam minyak dan tiba-tiba muncul api menyembur ke atas,” jelasnya.

0 Komentar