Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un Meminta Produksi Senjata Mematikan Nuklir Ditingkatkan

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un Meminta Produksi Senjata Mematikan Nuklir Ditingkatkan
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un Meminta Produksi Senjata Mematikan Nuklir Ditingkatkan
0 Komentar

CIANJUREKSPRES – Orang terpenting sekaligus Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, kini tengah meningkatkan Produsi Senjata Mematikan Nuklir.

Kim Jong Un Meminta untuk Mempersiapkan segalanya demi Menambah terkait material yang di butuhkan untuk memprodukasi senjata mematikan Nuklir.

Seperti yang akan kita akan Bahas bahwah korea utara denga pemimpinnya Kim Jong Un ini tengah mempersiapkan segala sesuatu untuk Senjata andalannya yaitu Senjata Mematikan Nuklir tengah.

Baca Juga:Uang Koin Kuno Republik Indonesia Keluaran Lama yang Memiliki Harga Fantastis dan Dicari KolektorCara Mendapatkan THR Uang dari Aplikasi Snack Video, Ini Triknya!

Guna Peningkatan Ini pun Korea Utara Agar Selalu siap jika sewaktu-waktu akan terjadi peperangan dibenua Asia, Dilansir dari Kantor Berita Korea utara berikut adalah laporan yang dikeluarkan.

BACA JUGA :

Cara Mendapatkan THR Uang dari Aplikasi Snack Video, Ini Triknya!

Kantor berita resmi Korea Utara, KCNA, pada hari Selasa (28/3) melaporkan bahwa Kim menyampaikan pesan tersebut saat dia memeriksa program senjata nuklir negara, termasuk senjata nuklir taktis baru dan teknologi untuk memasang hulu ledak pada rudal balistik.

Kim juga memeriksa rencana operasi serangan balik nuklir.

“Dia (Kim) juga diberi pengarahan tentang sistem manajemen senjata nuklir terintegrasi berbasis IT yang disebut Haekbangashoe, yang berarti “pemicu nuklir”, yang keakuratan, keandalan, dan keamanannya diverifikasi selama latihan baru-baru ini yang mensimulasikan serangan balik nuklir,” tulis KCNA, seperti dikutip Channel News Asia.

BACA JUGA :

Teknologi Korea Utara, Drone Canggih ‘Haeil’ Bisa Memicu Gelombang Skala Besar!

Pada kesempatan yang sama, Kim mengatakan bahwa lawan dari kekuatan nuklir Pyongyang bukanlah negara atau kelompok tertentu, tetapi perang dan bencana nuklir itu sendiri.

Menurut Kim, kebijakan untuk memperluas persenjataan Korea Utara semata-mata ditujukan untuk mempertahankan negara, serta perdamaian dan stabilitas regional.

Pada hari Senin (27/3), Korea Utara kembali menembakkan rudal balistik jarak pendek. Pekan lalu, mereka melakukan simulasi serangan balik nuklir terhadap Amerika Serikat dan Korea Selatan.

Baca Juga:Mitsubishi Pajero Sport Tampil Lebih Unggul Dengan Mesin Diesel TerbarunyaTeknologi AMSAS Yamaha Wujudkan Minim Kecelakan Dalam Berkendara Sepeda Motor

Korea Utara melihat latihan militer gabungan dua negara itu merupakan bentuk persiapan untuk invasi.

BACA JUGA :

Uang Koin Kuno Rebublik Indonesia Keluaran Lama yang Memiliki Harga Fantastis dan Dicari Kolektor

Dalam laporan terpisah, KCNA mengatakan bahwa militer Korea Utara sengaja menyimulasikan ledakan nuklir di udara dengan dua rudal balistik taktis selama pelatihan hari Senin.

0 Komentar