oleh

Kunjungi Kebun Teh Gedeh Cianjur, Menteri BUMN Erick Thohir Bilang Begini

Cianjurekspres.net – Menteri BUMN, Erick Thohir, mengunjungi perkebunan teh PTPN VIII Gedeh di Kecamatan Cugenang, Cianjur, Minggu (23/1).

Kunjungan Erick Thohir ke perkebunan teh Gedeh didampingi Bupati Cianjur, Herman Suherman. Dirinya mengapresiasi PTPN VIII melakukan ekspor teh sebanyak 60 ton ke Kanada.

Baca Juga: Dewan Cianjur Soroti Anggaran Perbaikan Jalan Provinsi

Direktur PTPN VIII, Didik Prasetyo, mengatakan, saat ini pihaknya mengedepankan industri hilir dengan teh sebagai lokomotif. “Teh yang diekspor berasal dari dataran tinggi, sudah dua kontainer kita kirim ke Kanada,” ujar Didik di Kebun Teh Gedeh PTPN VIII Cugenang.

Didik mengatakan, PTPN masih berada di garis transformasi yang dijalankan oleh tiga holding yang masih mengolah sawit, karet dan teh. “Sawit saat ini kolaborasi PTPN III, untuk wilayah Subang dan sekitarnya yang sempat memproduksi karet akan dikonversikan ke tanaman tebu atau sawit,” katanya.

Baca Juga: Gerakan Merawat Pertiwi, PDIP Cianjur Tanam Ratusan Pohon Mahoni

Menurutnya untuk teh dataran tinggi yang masih profit akan dipertahankan dan dibuatkan unit yang akan dijadikan sebagai kebun model.

“Untuk tanaman teh dataran sedang dan rendah akan dikombinasikan dengan tanaman yang bagus atau agrowisata atau bisa bermitra kolaborasi,” katanya.

Baca Juga: Ratusan Warga Cianjur Rela Antre dari Pagi Demi Minyak Goreng Murah

Dia mengatakan saat ini PTPN masih melakukan ekspor sekitar 113 ribu ton teh. “70 persen untuk kebutuhan lokal dan sisanya 30 persen ekspor,” katanya.

Sedangkan Direktur Umum Holding PT Perkebunan Nusantara, Doni P Gandamiharja, mengatakan, perbaikan terus dilakukan hingga saat ini PTPN untung Rp 2,3 triliun dari tahun sebelumnya yang sempat merugi.

Baca Juga: Ridwan Kamil Resmikan Alun-alun Garut, Ditandai Pelepasan Balon

“Meski dalam kondisi seperti ini masih terbebani hutang, sudah dilakukan pinjaman pada perbankan sehingga ada relaksasi dalam proses menyelesaikan semua kewajiban awal tahun didukung harga komoditi baik,” katanya.

Sementara Menteri BUMN Erick Thohir mengapresiasi kinerja PTPN yang sebelumnya merugi kini untung. Namun upaya tersebut masih harus ditingkatkan karena masih ada utang.

Baca Juga: Di Cianjur, Erick Thohir Tegaskan Pemerintah Terus Mendorong Pendanaan dan Pendampingan Bagi UMKM

“Tapi ini ada tapinya, utang masih Rp 41 triliun, namun saya optimistis penyehatan di manajemen berkontribusi baik,” katanya.

Erick mengatakan, saat ini CSR BUMN fokus tiga hal yakni pendidikan, lingkungan, dan pendampingan UMKM. “CSR BUMN ini difokuskan tiga hal yakni, pendidikan, lingkungan, dan Pendampingan UMKM,” ujarnya.

Dirinya pun sempat menyinggung banyaknya bangunan besar di sepanjang jalur menuju Perkebunan teh PTPN VIII Gedeh.

“Saya melihat kok banyak sekali bangunan besar menuju Perkebunan teh Gedeh ini, padahal kalau ditata rapi bukan tidak mungkin akan menjadikan edukasi wisata keberadaan Kebun teh Gedeh ini,” tandas Erick Thohir.(yis/hyt)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.