Sekeluarga Parkinson, Satu Orang Sempat Menikah dan Punya Anak

parkinson
ilustrasi: dokumentasi Rikzan RA
0 Komentar

CIANJUR EKSPRES – Dari enam kakak beradik yang mengidap parkinson di Kampung Sumedang, Desa Bojong Kasih, Kecamatan Kadupandak, hanya satu orang yang sempat menikah dan mempunyai anak, yakni Rupiah (58).

Menantu dari Rupiah, Suparman (41) mengungkapkan, kejadian aneh parkinson yang hanya menyerang keluarga tersebut baru diketahui pada 2007 silam lalu.

Sebelumnya, mereka hanya mengetahui ‘panyawat beureum.’ Karena sebelum kejang, anggota keluarga kondisi aneh yakni bagian tubuh panas memerah hingga melepuh.

Mengenal Ciri-Ciri Penyakit Jantung pada Tahap Awal

Baca Juga:Di Kampung Sumedang, Satu Keluarga Menderita ParkinsonHarga Beras Makin Melambung, Bulog Cianjur Salurkan Bantuan

Pihak keluarga pun heran, karena parkinson hanya menyerang adik kakak dari mertuanya tersebut. Sedangkan pada keturunan lain, tidak ditemukan gejala parkinson.

“Keturunan lain tidak ada yang parkinson, hanya pada mertua dan adik kakaknya saja. Pada 2007 Dr Anan dari RS Hasan Sadikin pun sudah lakukan penelitian, sampai ambil sampel darah dari anggota keluarga lain, tapi memang tidak ditemukan penyabab parkinson sekeluarga ini,” jelas Suparman.

Viral Dua Anggota DPRD Cianjur Nyaris Baku Hantam, Wakil Ketua: Hanya Salah Paham

“Mertua saya termasuk yang paling lambat alami gejala parkinson. Beliau sempat menikah dan mempunyai anak yang sekarang jadi istri saya. Istri dan anak saya juga normal,” ungkapnya.

Saat ini, pihak keluarganya hanya berharap bantuan untuk kebutuhan sehari-hari. Karena mereka paham, penyakitnya sudah sulit untuk disembuhkan.

0 Komentar