Mitos atau Fakta: Minum Susu Bisa Mengatasi Keracunan Makanan?

Susu
Mitos atau Fakta: Minum Susu Bisa Mengatasi Keracunan Makanan?
0 Komentar

CIANJURJABAREKSPRES.COM- Keracunan makanan sering menimbulkan keluhan yang cukup mengganggu, seperti mual, muntah, diare, hingga nyeri perut. Di tengah kondisi tersebut, banyak orang mempercayai bahwa minum susu dapat menjadi solusi cepat untuk meredakan gejala.

Anggapan ini sudah lama beredar di masyarakat dan kerap dilakukan sebagai pertolongan pertama. Namun, benarkah susu merupakan pilihan yang tepat untuk mengatasi keracunan makanan? Untuk menjawabnya, perlu pemahaman yang tepat mengenai kondisi pencernaan dan jenis asupan yang sebaiknya dikonsumsi saat pemulihan.

Apa Itu Keracunan Makanan?

Keracunan makanan terjadi ketika seseorang mengonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi bakteri, virus, atau zat berbahaya. Kontaminasi ini bisa berasal dari proses pengolahan yang tidak higienis, makanan yang tidak dimasak sempurna, atau penyimpanan yang tidak tepat. Beberapa kuman yang sering menjadi penyebab antara lain Salmonella, E. coli, Campylobacter, norovirus, dan Vibrio.

Baca Juga:8 Penyebab Mual Setelah Makan, Dari Pola Makan hingga Gangguan LambungJadwal Bola Terbaru Kamis, 29 Januari 2026, Big Match Liga Champions Dini Hari

Ketika zat berbahaya masuk ke dalam tubuh, sistem pencernaan akan bereaksi untuk mengeluarkannya. Reaksi inilah yang memicu munculnya gejala seperti mual, muntah, diare, kram perut, pusing, dan lemas. Pada kondisi ini, lambung dan usus menjadi sangat sensitif terhadap asupan makanan maupun minuman.

Mitos Minum Susu untuk Mengatasi Keracunan Makanan

Di masyarakat, susu sering dianggap mampu menetralisir racun dan melapisi dinding lambung. Padahal, secara medis, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Susu bukanlah penawar racun dan tidak bekerja untuk menghilangkan zat berbahaya penyebab keracunan makanan.

Justru, dalam kondisi pencernaan yang sedang terganggu, susu dapat memperberat kerja lambung. Kandungan laktosa dan lemak di dalam susu berpotensi menimbulkan iritasi tambahan pada saluran cerna yang sedang meradang.

Dampak Minum Susu Saat Mengalami Keracunan Makanan

Mengonsumsi susu setelah mengalami keracunan makanan dapat menimbulkan beberapa dampak yang tidak diinginkan. Susu dan produk olahannya seperti keju, yoghurt, atau es krim dapat memicu rasa mual kembali, memperparah diare, dan menyebabkan perut terasa kembung.

Bagi sebagian orang, terutama yang memiliki intoleransi laktosa, minum susu dapat memperburuk kondisi pencernaan. Tubuh akan kesulitan mencerna laktosa sehingga gejala seperti diare dan kram perut bisa semakin parah. Oleh karena itu, susu bukanlah pilihan yang dianjurkan selama masa pemulihan awal.

0 Komentar