Berkah Libur Lebaran, Okupansi Hotel di Cianjur Naik Signifikan

Berkah Libur Lebaran, Okupansi Hotel di Cianjur Naik Signifikan
ILUSTRASI: Suasana Parkiran Depan Le Eminence Hotel Puncak Ciloto Cipanas, Kabupaten Cianjur.(istimewa)
0 Komentar

Cianjurekspres.net – Libur lebaran tahun ini menjadi berkah bagi para pengelola hotel di Kabupaten Cianjur. Sejak hari pertama libur lebaran hingga Sabtu (7/5), tingkat hunian kamar (okupansi) hotel mencapai 67,8 persen.

“Tahun ini adalah tahun berkah bagi para pengelola hotel di Cianjur, karena tingkat hunian terus meningkat,” ujar Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Cianjur, Nano Indrapraja saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, Sabtu (7/5).

Menurut Nano, tingkat hunian hotel-hotel di Cianjur terlebih yang letaknya di tempat wisata rata-rata mengalami kenaikan. “Alhamdulillah, sehari sebelum lebaran hingga Sabtu (7/5) tingkat hunian hotel mengalami kenaikan yang cukup signifikan,” ucapnya.

Baca Juga:Disnakertrans Cianjur Sebut Tak Ada Laporan Masalah THRBupati Cianjur Wajibkan ASN Masuk Kerja Hari Ini

Nano mengatakan, jika dihitung secara persentase tingkat hunian hotel secara global pada libur hari pertama lebaran kisaran 47,5 persen baik itu anggota dan non anggota di PHRI Kabupaten Cianjur. Lalu di hari kedua lebaran, tingkat hunian terus meningkat ke 57,5 persen.

Sedangkan pada puncak libur lebaran yakni terhitung Jumat-Sabtu (6-7/5) terus naik hingga 67,8 persen tingkat hunian hotel di Cianjur.

“Saya berharap kondisi seperti ini terus berjalan tidak seperti tahun-tahun sebelumnya yang memang terkendala pandemi Covid-19,” harap Nano.

Sementara itu, Manager Marcom Le Eminence Hotel Puncak Ciloto, M. Rizki Sutrisna, mengatakan, kenaikan tamu yang datang dan menginap di hotel rata-rata di kisaran 80 hingga 90 persen. “Peningkatan sudah mulai terlihat sejak tanggal 30 hingga 7 Mei ini,” kata Rizki.

Rizki mengatakan, tamu yang datang mayoritas dari luar Cianjur seperti Jakarta dan Bandung. “Mayoritas tamu dari luar Cianjur, diantaranya Bandung dan Jakarta,” katanya.

Terpisah, Asisten Manager Rumah Makan Bumi Aki, Fauzie, mengatakan, beberapa hari kebelakang tingkat kunjungan yang datang makan ke Bumi Aki terbilang cukup ramai. Namun mulai ada penurunan pada Sabtu (7/5).

“Kalau beberapa hari kemarin, memang ada lonjakan tingkat pengunjung yang datang ke RM Bumi Aki. Tapi, per hari Sabtu (7/5) ini kembali menurun,” tandasnya.(yis/hyt)

0 Komentar