BMKG Perkuat Layanan Informasi Cuaca Maritim Demi Keselamatan Pemudik  

Cuaca
BMKG Perkuat Layanan Informasi Cuaca Maritim Demi Keselamatan Pemudik  (pixabay)
0 Komentar

BANYUWANGI, CIANJUR,JABAREKSPRES.COM – Plt. Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, mengunjungi Pelabuhan Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk untuk menghadiri rapat koordinasi bersama ASDP dan sejumlah pemangku kepentingan.

Pertemuan ini bertujuan untuk meningkatkan layanan informasi cuaca maritim guna mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2025 di jalur penyeberangan Jawa-Bali.

Dalam kesempatan tersebut, Dwikorita menekankan bahwa kerja sama lintas sektor sangat penting dalam menjaga keselamatan dan kelancaran perjalanan masyarakat.

Baca Juga:Peningkatan Arus Balik Lebaran, Korlantas Siapkan Skema One Way Lokal dan Nasional  Ramalan Cuaca Cianjur Hari Ini, Jumat 4 April 2025  

BMKG terus melakukan pemantauan cuaca secara real-time, khususnya terhadap potensi kenaikan tinggi gelombang dan kecepatan angin yang dapat mempengaruhi aktivitas pelayaran.

“Dengan pemantauan ini, BMKG berharap dapat memberikan peringatan dini yang tepat guna bagi otoritas pelabuhan serta pengguna jasa transportasi,” kata Dwikorita sebagaimana dikutip dari laman BMKG.go.id.

Ia juga menyoroti potensi terbentuknya bibit siklon tropis di selatan Indonesia pada awal April. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, fenomena ini dapat meningkatkan tinggi gelombang, kecepatan angin, serta curah hujan.

Oleh karena itu, BMKG menekankan pentingnya kesiapan menghadapi perubahan cuaca yang dapat terjadi secara tiba-tiba.

Untuk meningkatkan efektivitas peringatan dini, BMKG telah mengoperasikan radar cuaca maritim di kawasan Ketapang-Gilimanuk.

Radar ini mampu mendeteksi berbagai parameter meteorologi kelautan, seperti kecepatan arus, tinggi gelombang, dan kecepatan angin.

Data yang dihasilkan akan menjadi dasar bagi otoritas pelabuhan dalam menentukan apakah penyeberangan dapat dilanjutkan atau harus ditunda demi keselamatan penumpang.

Baca Juga:Korban Gempa Mencapai 3.000 Jiwa, Militer Myanmar Umumkan Gencatan Senjata SementaraH+3 Lebaran: 10 Ribu Kendaraan Padati Jalur Puncak  

Melalui koordinasi ini, BMKG berharap sistem mitigasi bencana dan pengelolaan arus transportasi penyeberangan semakin optimal.

Keselamatan dan kenyamanan pemudik menjadi prioritas utama, sehingga langkah-langkah antisipatif terus diperkuat.

BMKG juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus bekerja sama guna memastikan arus mudik dan balik Lebaran 2025 berjalan aman dan lancar.

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Kapolresta Banyuwangi, Komandan Pangkalan Angkatan Laut Banyuwangi, Kepala BPBD Banyuwangi, serta perwakilan KSOP dan Dinas Perhubungan.

Dalam diskusi tersebut, berbagai langkah mitigasi dibahas guna menghadapi potensi gangguan cuaca ekstrem yang dapat memengaruhi kelancaran perjalanan pemudik.

0 Komentar