Dana Stimulan Perbaikan Rumah Gugur Jika Korban Gempa…

bpbd rumah rusak
Ilustrasi
0 Komentar

CIANJUR, CIANJUREKSPRES – Korban gempa yang rumahnya rusak terancam tidak bisa menerima bantuan dana stimulan perbaikan rumah rusak dari pemerintah pusat apabila terbukti mendapatkan bantuan dari relawan atau NGO. Hal itu diungkapkan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto usai meninjau pembangunan Hunian Tetap (Huntap) Relokasi Tahap I di Desa Sirnagalih Kecamatan Cilaku, Rabu (4/1/2022).

“Besok pagi (hari ini0 mau kita rapatkan bersama pemda, relawan dan NGO untuk satukan pikiran. Jangan sampai dengan niat membantu justru malah merugikan masyarakat,” ungkap Suharyanto kepada wartawan.

“Sudah jelas pak Presiden memberikan bantuan Rp60 juta bagi korban yang rumahnya rusak berat. Kalau bantuan dari relawan atau NGO di bawah dari nilai bantuan pemerintah pusat, ya kasihan korbannya. Karena kan ga boleh menerima dua bantuan,” sambungnya.

Baca Juga:7 Sesar Aktif  Kelilingi CianjurBNPB: 25 Ribu KK Sudah Terima Dana Perbaikan Rumah Rusak

Pihaknya akan mengarahkan bantuan-bantuan dari relawan dan NGO ke bidang insfrastruktur yang lain untuk huntara korban bencana. “Dengan begitu tidak menggugurkan haknya untuk mendapat bantuan huntap dari pemerintah,” kata Suharyanto.

Suharyanto juga mengingatkan masyarakat agar tak asal menerima dana bantuan perbaikan rumah serta memperhatikan regulasi-regulasi yang berlaku sebelum menerima bantuan.

“Yang mau memberikan bantuan ya jangan sampai dilarang, tapi harus memperhatikan regulasi. Jangan sampai justru malah merugikan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Suharyanto, jika memang nilai bantuan huntap yang diberikan relawan atau NGO lebih besar daripada bantuan yang diberikan pemerintah, tidak akan ada masalah. Namun, jika ternyata bantuan huntap yang diberikan lebih kecil dari Rp60 juta, justru akan merugikan masyarakat.

“Kepentingan masyarakat yang lebih diutamakan saat ini,” kata Suharyanto.

Bupati Cianjur Herman Suherman mengungkapkan pihaknya menemukan kasus di Desa Nagrak Kecamatan Cianjur, relawan membantu renovasi rumah rusak atau huntap milik korban bencana. Besaran dana bantuan perbaikan  rumah sekitar Rp18 juta.

0 Komentar