Ketua Astakira: Seharusnya Mencari Alamat TKW Misterius itu Mudah

0 Komentar

CIANJUR – DPC Asosiasi Tenaga Kerja Indonesia Raya (Astakira) Pembaharuan Kabupaten Cianjur turut bersuara kaitan adanya TKW misterius namun diduga berasal dari Cianjur. Tetapi ke depan perlu ada pembenahan berkenaan tenaga kerja supaya tidak ada lagi yang berangkat secara nonprosedural, dan mengalami kondisi serupa.
Seperti diketahui, kabar adanya TKW misterius atas nama Aminah yang mengalami stroke berhasil dipulangkan ke Indonesia dan dirawat salah satu rumah sakit di Bandung. Akan tetapi hingga saat ini belum jelas alamat dan keluarga dari TKW tersebut, namun diduga Aminah berasal dari Cianjur.
Ketua Astakira Pembaharuan Kabupaten Cianjur, Ali Hildan, mengatakan, dalam pencarian data dari TKW Aminah tersebut harusnya bisa dicari dengan cepat, apalagi yang menangani langsung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan dibantu pusat.
“Ada BNP2TKI dan instansi lainnya yang berkompeten, bukan hal sulit dalam mencari identitas Aminah ini. Tinggal dilihat riwayat pemberangkatan atau paspornya, meskipun nonformal, minimalnya ada beberapa dokumen yang dibawa dan bisa dijadikan dasar,” kata dia saat dihubungi melalui telepon seluler,Selasa (14/5).
Menurutnya, diduga ada oknum yang memainkan permasalahan TKW Aminah, sehingga tidak ada identitas serta alamat dari keluarganya. Jika benar ada oknum tersebut, pihaknya mendorong agar aparat segera menindak.
“Jangan sampai lebih banyak lagi PMI atau TKW yang mengalami kondisi serupa sehingga ketika pulang dalam keadaan sakit mereka tidak jelas harus dipulangkan kemana,” kata dia.
Oleh karena itu, lanjut dia, Astakira juga mendesak agar pemerintah, mulai dari daerah, provinsi, hingga pusat untuk memperbaiki sistem dan melakukan pengawasan dalam pemberangkatan atau pemulangan PMI.
“Tentu ini jadi tanggungjawab pemerintah, untuk meminimalisir pemberangkatan PMI non prosedural,” kata dia.
Terkait dengan Petugas Lapangan(PL)/ sponsor, tambah Ali, harus betul -betul dibina oleh Disnakertrans agar mereka tidak terjerumus menjadi perekrut ilegal. Pasalnya sampai saat ini permasalahan PMI asal Cianjur masih terus bermunculan itu ketahuannya setelah keluarga PMI atau PMI-ya sendiri yang mengaku ke Astakira.
“Astakira berharap dengan kasus Aminah ini intansi terkait harus betul-betul memprioritaskan pembelaan terhadap PMI baik pra penempatan maupun masa penempatan,” kata dia. (bay/sri)

0 Komentar