Disdikbud Bakal Tinjau SDN Campakawangi

0 Komentar

CIANJUR – Kepala Bidang (Kabid) SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Cianjur Agus Supiandi mengatakan bahwa pengajuan perbaikan untuk bangunan ruang kelas baru bagi SD di tahun 2019 cukup banyak. Dan untuk kerusakannnya sendiri bervariatif, ada yang rusak ringan dan ada juga yang rusak berat.
“Kalau untuk ukuran rusak sedang itu membutuhkan kisaran Rp 65 juta per lokal,” kata Agus.
Agus menjelaskan, adapun untuk kondisi SD Campakawangi bukan berarti dari awal keberadaan sekolah tersebut yang beralaskan tanah. Namun menurutnya, hal tersebut kurangnya pemeliharaan dari sekolah tersebut sehingga kondisinya sangat memperihatinkan.
“Saya rasa perawatannya saja tidak bagus, sehingga menjadikan sekolahan tersebut tampak kumuh,” katanya.
Ditanya biaya perbaikan untuk SD Campakawangi, Agus pun hanya bisa menjawab normatif saja. “Kalau biaya itu sesuai peruntukannya, dan sebenarnya anggaran dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS) bisa dialokasikan untuk pemeliharaan. Dan kalau dilihat dari kondisinya bahwa kondisi SD Campakawangi itu rusak berat,” katanya.
Plt Kepala Disdikbud Kabupaten Cianjur, H Oting Zaenal Mutaqin, mengatakan, jika pemerintah akan segera memperbaiki
bangunan SD Cempakawangi. “Saya akan melihat langsug ke lapangan, apakah untuk pembangunan sekolah tersebut layak untuk didahulukan atau tidak nanti akan ketahuan,” katanya.
Menurutnya, untuk mengetahui keadaan bangunan sekolah di daerah, Dinas Pendidikan akan melibatkan data dari pemerintah kecamatan dan desa.
“Untuk bangunan SD, kita akan perbaiki semuanya dengan catatan kalau kemarin membangun itu, tidak melibatkan data dari pemerintah kecamatan dan desa,” tandasnya.(yis/red)

0 Komentar