Ibu Bhayangkari Bangun Teras Baca

Ibu Bhayangkari Bangun Teras Baca
MINAT BACA: Istri dari anggota Babinkamtibmas Polsek Cirenghas, Kota Sukabumi, mengajak anak-anak di Kampung Cibeureum untuk rajin membaca dengan mendirikan Teras Baca. (DILA NOVIANTI/SUKABUMI EKSPRES)
0 Komentar

 
SUKABUMI, cianjurekspres.net – Demi mencerdaskan masyarakat di wilayah Kampung Cibeureum RT5/RW6 Desa Cikurutug, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi. Seorang Ibu Bhayangkari dari Polsek Cireunghas membuat langkah nyata dengan mendirikan Teras Baca untuk menarik minat warga agar gemar membaca.
Teras baca ini diciptakan untuk meningkatkan minat dan budaya masyarakat dalam membaca buku. Khususnya untuk anak-anak di wilayah kampung tersebut. Niat tulus Rini Dikri seorang Ibu Bhayangkari bertujuan agar masyarakat melek hurup, melek aksara, dan mau membaca. Harapan dia, pengetahuan masyarakat bertambah dan tidak tertinggal informasi.
Taman Bacaan Bhayangkari yang diberi nama teras baca ini berada di sebuah teras berukuran 4×3 meter. Tersedia sedikitnya 200 buah buku yang menjadi koleksi teras baca Ibu Bhayangkari. Koleksi bacaan di teras baca ini ada buku memasak, buku anak-anak, buku khazanah ilmu pengetahuan dan lain-lain.
“Tujuannya sangat jelas, saya ingin masyarakat disini melek huruf, mampu membaca serta mengetahui berbagai informasi yang ada, ” ujar Ibu Bhayangkari Rini Novia Anggraeni Kepada Sukabumi Ekspres.
Tak hanya itu, Rini yang sehari hari berprofesi sebagai bidan dan merupakan istri dari anggota Babinkamtibmas ini mengatakan, diciptakanya teras baca tersebut tak lain untuk memberikan fasilitas kepada pasien yang datang ke tempat dia bekerja.
Dirinya juga menjelaskan orang tua juga berperan penting dalam perkembangan anak. meskipun banyak perpustakaan didirikan dimana mana, tanpa peran pendorong minat baca oleh orang tua akan sia sia. “Orang tua, khususnya seorang ibulah sangat berperan untuk mendorong dan berinovasi agar minat baca anak berkembang,” jelas dia.
Ditambahkan dia, menumbuhkan minat baca pada anak tidak harus memaksa dengan menyodorkan buku, tetapi bisa digabungkan dengan permainan agar lebih menarik. “Ajaklah anak main ke perpustakaan, sehingga buah hati bisa mengenal buku dan penasaran untuk membacanya, karena lingkungan sangat berpengaruh,” ungkap Rini. (ovi/yhi)

0 Komentar