Usai Ricuh dan Makan Korban, Laga Tarkam Berdarah Dihentikan

tarkam
Ilustrasi: istimewa
0 Komentar

CIANJUR EKSPRES – Usai adanya kericuhan yang berujung dibacoknya seorang petugas keamanan, turnamen sepakbola antar kampung (tarkam) di Desa Girijaya, Kecamatan Cibinong, Cianjur, akhirnya dihentikan.

Kapolsek Cibinong AKP Dedi Suryaman mengatakan laga antara Kampung Cilubang dan Kampung Rancabangkong, pada Selasa (8/8/2023) adalah babak semi final. Akan tetapi, pertandingan terpaksa dihentikan setelah adanya kericuhan.

Hal ini menyebabkan seorang petugas keamanan, Junaedi (40) mengalami luka bacok. Laga tarkam itu pun akhirnya dihentikan tanpa adanya pemenang.

 

Baca Juga:Fix, Penggunaan Sepeda Listrik Dilarang di Jalan Raya di CianjurSeorang Warga Jadi Korban Liga Tarkam yang Berakhir Ricuh

Dedi berujar pertandingan itu sebenarnya tak memperebutkan hadiah uang besar. Lantaran hanya sebatas kompetisi tarkam. Sehingga laga bisa segera dibubarkan setelah adanya insiden ricuh itu.

Menurut hasil pemeriksaan polisi, pelaku tidak mempunyai motif jelas melakukan kerusuhan. Diketahui dia pun membacok korbannya secara acak.

“Tujuannya tidak jelas, dan tidak dalam pengaruh alkohol. Tapi senjata itu diduga sudah dibawa dari rumah. Makanya kita sedang periksa lebih lanjut untuk motif pastinya,” kata dia.

92 Orang Tersangka Kerusuhan Papua

Sebelumnya, Seorang warga jadi korban pembacokan saat pertandingan sepakbola antar kampung (tarkam) di lapangan Cimanggu, Desa Girijaya, Kecamatan Cibinong, Cianjur. Korban yang merupakan petugas keamanan dibacok saat melerai supporter yang rusuh saat pertandingan.

Berdasarkan informasi, pertandingan antara tim sepakbola Kamlung Cilubang dan Kampung Rancabangkong yang digelar pada Selasa (8/8) sore itu awalnya berjalan lancar.

Gubernur Ridwan Kamil Ajak Guru dan Pelajar Terdepan Tanggulangi Tawuran

Dibantu beberapa orang warga, Junaedi berusaha membawa keluar supporter itu agar pertandingan bisa dilanjutkan. Namun saat petugas melerai kericuhan dan meminta suporter itu keluar lapang tiba-tiba, pelaku langsung mengeluarkan golok dan membacok korban.

0 Komentar