Kronologi Data Dukcapil Bocor dan Dijual di Dark Web, Ulah Bjorka Lagi?

Data Dukcapil Bocor
Data Dukcapil Bocor
0 Komentar

CIANJUREKSPRES-Kasus kebocoran data penduduk Indonesia kembali terjadi. Kabarnya sekitar 337 juta data Dukcapil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dijual di dark web.

Informasi ini terungkap melalui cuitan Twitter Pendiri Ethical Hacker Indonesia, Teguh Aprianto. “Kali ini yang bocor adalah data kita semua di Dukcapil sebanyak 337 juta data,” ujar Teguh dalam dalam postingannya.

Teguh menyebut sebanyak 337 juta data Dukcapil dibocorkan pelaku kejahatan di situs Breach Forums, terdiri dari nama, NIK, No KK, tanggal lahir, alamat, nama ayah, nama ibu, NIK ayah, NIK ibu, No akta lahir/nikah dll.

Baca Juga:Barbie Live Action 2023: Sinopsis, Daftar Pemain dan Jadwal TayangLuiss Mila Hengkang dari Persib. Bobotoh: Perpisahan Paling Sedih

Dari tangkapan layar yang Teguh bagikan pelaku kejahatan siber itu menggunakan nama akun RRR di situs Breach Forums. Pelaku mulai mengunggah kebocoran data tersebut pada 14 Juli 2023 kemudian terungkap oleh pegiat keamanan siber.

Dalam kasus sebelumnya, setidaknya sekitar 34 juta data paspor orang Indonesia dijual dengan murah di dark web.

Teguh lantas mengkritisi lembaga terkait, yaitu Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), yang tidak transparan dalam menanggapi kasus kebocoran data yang terjadi di Indonesia.

“Padahal yg data dukcapil bocor itu adalah data publik & yg menanggung kerugiannya adalah masyarakat. Bahkan rekomendasi pun tak pernah diberikan sama sekali,” kata Teguh.

Kemudian, Teguh juga mengaitkan akun Twitter Kemkominfo dan BSSN RI. “Ini @kemkominfo sama @BSSN_RI selama ini ngapain aja?” tulis Teguh.

Kabar bocornya data dukcapil bocor ini pun menjadi perbincangan hangat di media sosial.

0 Komentar