Korban Gempa Penghuni Komplek Relokasi Kesulitan Air Bersih

Korban Gempa Penghuni Komplek Relokasi Kesulitan Air Bersih. (zan)
Korban Gempa Penghuni Komplek Relokasi Kesulitan Air Bersih. (zan)
0 Komentar

CIANJUR, CIANJUREKSPRES – Korban Gempa Penghuni Komplek Relokasi Kesulitan Air Bersih.

Sepekan sudah para korban gempa yang berada di zona merah menempati hunian tetap (huntap) di Bumi Sirnagalih Damai (BSD) Desa Sirnagalih Kecamatan Cilaku.

BACA JUGA:

Inilah 5 Penemuan Teknologi di Abad 21, Berpengaruh Hingga Sekarang!

Namun, selama sepekan itu pula ratusan penyintas gempa harus merasakan kesulitan air bersih. Pasalnya, rumah bantuan pemerintah pusat itu diserahkan pada penerima bantuan dalam kondisi belum dilengkapi fasilitas air bersih.

Mar (45) warga pindahan dari Kampung Rawacina Desa Nagrak sejak Minggu (19/3) lalu. Menempati Risha Blok A-03, dirinya mengaku masih kesulitan air bersih.

BACA JUGA:

Kerangka Korban Longsor Sate Shinta Cianjur Ditemukan

Baca Juga:Kerangka Korban Longsor Sate Shinta Cianjur DitemukanNiat Perang Sarung Malah Dilawan Pakai Samurai

Akibatnya, selama seminggu berada di rumah barunya itu, dia harus bolak-balik mengangkut air bersih ke blok G. Jaraknya kurang lebih 20 meter dari rumahnya.

Dalam sehari, Mar harus berkali-kali angkut air bersih menggunakan dua ember cat 20 liter. “Suami kakinya masih sakit gara-gara musibah gempa dulu. Belum bisa jalan, jadi saya harus bolak-balik angkut 40 liter air. Ditambah lagi puasa, lemes,” ujarnya pada Cianjur Ekspres, Minggu (26/3).

BACA JUGA:

Link Nonton Boruto Episode 293. Tayang Hari Ini Dan Terakhir!

Tak hanya blok A saja yang belum dialiri air bersih, blok B dan C pun demikian. Kata Mar, hanya ada beberapa titik rumah yang airnya mengalir. Semua warga pun harus pontang-panting melangsir air untuk kebutuhan minum ataupun mandi.

“Sebenarnya di sini kami sangat nyaman kalau dibandingkan dengan kondisi kami saat di pengungsian di Kampung Rawacina. Dulu kalau hujan kami was-was. Bahkan dulu pernah terseret banjir di pengungsian. Cuman di sini masalah air saja,” kata dia.

BACA JUGA:

MU Mulai Bidik Moussa Dembele untuk Jadi Pengganti Anthony Martial

Menurutnya, beberapa waktu lalu para ibu-ibu penghuni rumah relokasi pernah protes ke pengurus proyek Rumah Instan Sederhana dan Sehat (Risha) yang berada di belakang Dinas Lingkungan Hidup.

“Beberapa hari lalu kita protes masalah air, katanya mau dibikinkan sumur bor untuk blok A, B dan C. Tapi sampai sekarang belum ada lagi,” kata Mar.

0 Komentar