oleh

Bangkitkan UMKM Melalui Showcasing Produk KKI 2021

Cianjurekspres.net – Bank Indonesia Jawa Barat kembali bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jawa Barat, OJK dan BMPD Jawa Barat menyelenggarakan showcasing UMKM terpilih.

Dalam upaya melanjutkan pemulihan ekonomi daerah melalui penguatan sisi supply, khususnya dengan mendorong dan membangkitkan UMKM, pada Kamis (22/9/2021), bersamaan dengan Puncak Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2021.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat (KPwBI Jabar), Herawanto menyebut, showcasing KKI Jawa Barat kali ini mengusung tema ‘Green Growth Economy; Lestari ALamku, Lestari Bisnisku’.

“Showcasing menampilkan produk UMKM mitra BI Jawa Barat yang telah menerapkan konsep green economy dalam pengembangan produknya. Pemilihan tema ini sekaligus sebagai salah satu wujud concern BI Jawa Barat terhadap pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dengan memperhatikan aspek pelestarian lingkungan,” jelas Herawanto saat ditemui di Hotel Savoy Homan.

Konsep green growth economy dalam pengembangan UMKM telah diimplemetasikan BI Jawa Barat kepada 4 (empat) Wirausaha Unggulan BI Jawa Barat (WUBI) di produk fashion yang berkolaborasi dalam sebuah brand “SAGARAYASA”.

Ke-4 wirausha muda ini merupakan 4 dari 24 WUBI tahun 2021 yang telah menjadi mitra BI Jawa Barat dan disiapkan menjadi New UMKM sebagai kekuatan ekonomi nasional yang bercirikan pemanfaatan digital secara end-to-end dan berorientasi ekspor.

Konsep green economy yang diusung SAGARAYASA dilakukan mulai dari pemilihan bahan baku benang dan kain yang bersumber dari limbah yang diolah lebih lanjut dan pewarnaan yang menggunakan bahan-bahan alam.

Baca Juga: Pemprov dan BI Jabar Sediakan Ketersediaan Tabung Oksigen

Disamping itu, dalam mewujudkan karyanya, SAGARAYASA memberdayakan tenaga kerja, khususnya wanita (ibu-ibu) yang berada di lingkungan sekitar. Hal ini sebagai wujud upaya memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekitar. Berbagai prestasi menggembirakan telah berhasil diraih SAGARAYASA, antara lain berhasil mengikuti Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) showcase di Sydney, Australia.

Sejalan dengan tiga pilar arsitektur pengembangan UMKM yang dikembangkan Bank Indonesia, yaitu korporatisasi, penguatan kapasitas produksi dan usaha, SDM dan pasar, serta penguatan akses pembiayaan.

Dalam rangkaian showcasing KKI Jawa Barat juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MOU) tentang Pelaksanaan Kerjasama Usaha, Peningkatan SDM dan Sarana Prasarana Pendukung Usaha antara Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah dengan 8 (delapan) Kelompok Tani penghasil kopi.

Dengan ditandatanganinya nota kesepahaman tersebut, Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah akan berperan sebagai aggregator klaster kopi Jawa Barat yang akan semakin memperkuat kapasitas usaha klaster kopi mitranya hingga menembus pasar ekspor.

Baca Juga: Dekranasda Jabar Bidik Pembeli Produk UMKM Melalui KKI 2021

Sementara itu, sebagai implementasi pilar ketiga, dalam kesempatan acara juga dilakukan penandatanganan akad kredit senilai Rp5,4 miliar yang diberikan oleh Bank Mandiri, BRI, BNI, BTN, BSI, BCA dan Bank bjb kepada 14 UMKM mitra BI Jawa Barat.

Rangkaian puncak KKI 2021 yang secara nasional digelar selama 4 (empat) hari sejak tanggal 23 s.d. 26 September 2021 dan dipusatkan di Aceh.(rls/nik)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *