DPMD Cianjur Petakan Desa Rawan Konflik di Pilkades

DPMD Cianjur Petakan Desa Rawan Konflik di Pilkades
Ilustrasi Pilkades.(antara)
0 Komentar

CIANJUR – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Cianjur akan berkoordinasi dengan Polres Cianjur dan instansi terkait pemetaan kerawanan konflik di setiap desa yang menyelenggarakan Pilkades 2020.
Sebanyak 248 desa di Kabupaten Cianjur akan menggelar Pilkades pada 23 Februari 2020.
“Kerawanan terjadinya konflik pasti ada, makanya perlu disiapkan pemetaan dan upaya penanganannya. Termasuk antisipasi dini, supaya konflik itu tidak berujung perselisihan,” ujar Kepala DPMD Kabupaten Cianjur, Ahmad Danial, Senin (9/12/2019).
Namun sebelum melakukan pemetaan, pihak DMPD akan melihat terlebih dahulu daftar calon kepala desa di setiap Desa yang menyelenggarakan pemilihan.
“Makanya kami akan tunggu dulu hasil proses pendaftaran hingga 14 Desember. Baru nanti bisa dilihat wilayah mana dan bagaimana tingkat kerawanan konfliknya,” jelasnya.
Pendaftaran Calon Kades
Dia menuturkan, tahapan pendaftaran calon kepala desa dilakukan pada 6-14 Desember 2019. Minimal calonnya dua orang dan maksimal lima orang.
Baca Juga: Masyarakat Diimbau Awasi Money Politic di Pilkades Cianjur
Jika bakal calon yang mendaftar hanya satu orang, maka panitia akan memperpanjang masa pendaftaran selama sepuluh hari.
“Apabila masih belum ada yang mendaftar juga, dilakukan perpanjangan kedua selama sepuluh hari. Kalau memang tetap tidak ada, pelaksanaannya ditunda hingga pelaksaan Pilkades serentak berikutnya. Untuk jabatan kepala desanya akan diisi oleh Pjs,” ungkapnya.
Dia menambahkan, jika jumlah bakal calon kepala desa yang mendaftar lebih dari lima orang, bakal dilakukan seleksi lanjutan. Diawali dengan seleksi administrasi di tingkat panitia desa, dan dilanjutkan testing.
“Untuk tes seleksi lanjutan, kami bekerjasama dengan Universitas Suryakancana Cianjur. Nanti akan muncul hasil lima bakal calon dengan nilai terbaik, setelah itu ditetapkan sebagai calon kepala desa,” kata dia.
“Jadi kemungkinan setelah 14 Desember baru melapor. Sekaligus kami juga akan melakukan pemetaan kerawanan konflik dari daftar calon yang ada,” pungkasnya.(bay/hyt)

0 Komentar