CIANJUR,CIANJUR.JABAREKSPRES.COM – Keadilan sosial dan ekonomi merupakan fondasi yang tak terpisahkan dalam upaya membangun peradaban masyarakat yang adil dan makmur.
Di Indonesia khususnya kabupaten Cianjur di mana disparitas ekonomi masih menjadi salah satu tantangan utama, prinsip-prinsip keadilan sosial dan ekonomi semakin mendesak untuk ditegakkan.
Dalam narasi ini, akan dipertimbangkan peran yang dimainkan oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) sebagai agen of change dalam mewujudkan ekonomi yang lebih berkeadilan dan inklusif
Baca Juga:PLN Siapkan 18 SPKLU di Cianjur, Termasuk SPKLU Strategis di CimacanPertamina Patra Niaga Regional JBB Lakukan Penyaluran Fakultatif LPG 3 Kg di Jakarta
HMI dengan visi dan misinya yang berfokus pada keadilan dan kesejahteraan sosial, memiliki tanggung jawab yang besar dalam memperjuangkan keadilan ekonomi.
Salah satu langkah konkret yang dapat diambil oleh HMI adalah melalui advokasi kebijakan publik yang mengarah pada distribusi sumber daya yang lebih merata.
Hal Ini bisa dilakukan dengan melakukan riset mendalam tentang ketimpangan ekonomi di berbagai lapisan masyarakat dan menyusun rekomendasi kebijakan yang sesuai untuk mengatasi masalah tersebut.
Keadilan sosial dan keadilan ekonomi menjadi dasar yang fundamental untuk kehidupan bernegara agar tercapainya masyarakat adil dan makmur yang diridhoi Allah SWT. Keduanya merupakan konsep penting dalam membangun peradaban masyarakat.
Prinsip keadilan sosial adalah konsep yang menekankan pentingnya kesetaraan, keseimbangan, dan keadilan dalam pembagian hak, tanggung jawab, serta sumber daya di masyarakat.
Dalam konteks ini, keadilan sosial bertujuan untuk menciptakan masyarakat yang inklusif, di mana setiap individu mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang tanpa diskriminasi atau ketidakadilan. Selain itu.
Prinsip keadilan ekonomi adalah pandangan yang menekankan pentingnya menciptakan sistem ekonomi yang adil, di mana setiap individu memiliki kesempatan yang setara untuk berpartisipasi dalam aktivitas ekonomi dan mendapatkan manfaat darinya. Prinsip ini bertujuan untuk mengurangi ketimpangan, memastikan distribusi sumber daya yang merata, dan mencegah eksploitasi.
Baca Juga:Timnas Indonesia U-20 Harus Mengakui Keunggulan SuriahEfisiensi APBD 2025, Pemprov Jabar Targetkan Efisiensi Hingga Rp2 Triliun
Sebagai kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), harus memahami bentuk keadilan sosial dan keadilan ekonomi yang sangat penting. Hal ini mencakup prinsip dan sistem yang menjamin distribusi sumber daya ekonomi secara adil dan merata di antara seluruh anggota masyarakat.