CIANJUR,CIANJUR.JABAREKSPRES.COM – Harian Cianjur Ekspres melakukan survei Pilkada Cianjur 2024. Hasilnya, elektabilitas pasangan calon (paslon) nomor urut 3, Deden Nasihin-Neneng Efa Fatimah (Deden Nasihin-Efa) unggul sangat tipis atas paslon nomor urut 1, Herman Suherman-Muhammad Solih Ibang (Herman-Ibang).
Survei digelar dari 15-25 Oktober 2024 melibatkan 1.287 responden yang dipilih secara acak dan tersebar di 32 kecamatan. Tingkat kepercayaan 90 persen dengan margin of error kurang lebih 3 persen.
“Survei ini dilakukan dengan wawancara langsung secara tatap muka kepada responden dan melalui telepon,” ujar Pemimpin Redaksi Cianjur Ekspres, Herry Febriyanto, Minggu 10 November 2024.
Baca Juga:ASIH Siap Wujudkan 3 Juta Lapangan Kerja di JabarASIH Komitmen Entaskan Pengangguran di Jawa Barat
Herry mengatakan, dalam survei tersebut elektabilitas paslon nomor urut 3 Deden Nasihin-Neneng Efa Fatimah (Deden Nasihin-Efa) 31,9 persen. Disusul Paslon nomor urut 1 Herman Suherman-Muhammad Solih Ibang (Herman-Ibang) 31,8 persen. Sementara Paslon nomor urut 2 Mohammad Wahyu Ferdian-Ramzi (Wahyu-Ramzi) 22,1 persen.
“Adapun responden yang belum menentukan pilihan 14,2 persen,” katanya.
Lebih lanjut Herry mengungkapkan, survei ini juga memetakan latar belakang pemilih atau responden berdasarkan tingkat usia. Mulai dari generasi muda di bawah 28 tahun hingga generasi baby boomers 60 tahun lebih.
Dimana pemilih Gen Z usai 17-27 tahun sebanyak 18 persen, Gen Y atau milenial usia 28-43 tahun sebanyak 57 persen. Lalu pemilih Gen X usia 44-59 tahun sebanyak 20 persen dan Baby Boomers usia 60 tahun lebih sebanyak 2,8 persen. Adapun yang tidak mengisi usia 1,7 persen.
Sedangkan responden berdasarkan pendidikan, lulusan SD sebanyak 20,3 persen, SMP 31,7 persen, SMA 41,1 persen, perguruan tinggi 5,9 persen dan tidak mengisi 1 persen.
“Alasan utama responden memilih pasangan calon bupati dan wakil bupati bervariasi, dari mulai visi misi yang jelas, pengalaman kepemimpinan, popularitas dan keterkenalan,” papar Herry.
“Survei ini hanya merupakan gambaran preferensi pemilih atau responden jika Pilkada dilaksanakan saat ini, bukan menjadi landasan utama dalam menentukan paslon yang akan memenangkan Pilkada Cianjur 2024 pada 27 November mendatang,” pungkasnya.(tim redaksi)
