Bunga Bangkai Raksasa Koleksi Kebun Raya Cibodas Jadi Magnet Pecinta Tumbuhan hingga YouTuber 

Bunga Bangkai Raksasa
Tampak Bunga Bangkai Raksasa Koleksi Kebun Raya Cibodas.(Rikzan RA/Cianjur Ekspres)
0 Komentar

CIANJUR.JABAREKSPRES.COM,CIANJUR – Bunga Bangkai Raksasa koleksi Kebun Raya Cibodas (KRC) yang baru mekar dua hari pada Sabtu 20 April 2024, menjadi magnet bagi para pecinta tumbuhan, pembuat konten (content creator) dan anak-anak yang didampingi orangtua, atau pasangan kekasih yang liburan di kebun raya.

Melihat dari dekat, ukuran bunga yang tingginya mencapai tiga meter lebih saja sudah membuat decak kagum, tidak biasanya ada bunga yang tingginya hampir dua kali tinggi orang dewasa. Ditambah diameter kelopak bunganya yang capai 161 sentimeter, sedikit lebih besar dari meja kantor.

Urusan aroma, sesuai dengan namanya, bau bangkai. Kata salah satu petugas KRC, pada hari pertama bunga endemik Sumatera ini mekar pada Jumat, 19 April 2024 sekitar pukul 00.56 WIB, semerbak aroma bangkai sangat menyengat dan tercium dari jauh.

Baca Juga:Lantik Tiga Penjabat Kepala Daerah, Bey Machmudin Ingatkan Komitmen Melayani MasyarakatBey Machmudin: SDM Berkualitas Kunci Utama Dorong Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan

 Namun pada Sabtu kemarin, baunya baru bisa dicium pada jarak dua atau tiga meter.Kelopak bunga berwarna merah hati dipenuhi serangga, mayoritas lalat.

Saat Cianjur Ekspres datang ke lokasi mekarnya Bunga Bangkai Raksasa, ada satu keluarga yang merupakan content creator asal Depok. Azka Nadhif (13) anak pasangan Usye (50) dan Sugiharto (51) menjadi Youtuber sejak belia karena ketertarikannya dengan flora dan fauna. 

Azka terlihat dengan fasih memberikan narasi informasi soal Bunga Bangkai Raksasa kearah kameramen yang tak lain adalah ayahnya.

“Dari dia masih umur tiga tahun sudah memiliki minat terhadap bunga dan serangga. Bahkan pernah ikut dalam kegiatan penyerbukan (polinasi) beberapa bulan lalu di Rumah Perubahan Jakarta Escape,” ujar Esya pada Cianjur Ekspres.

Dirinya sengaja datang jauh-jauh dari Depok ke Cianjur setelah mendengar kabar kalau bunga bangkai koleksi KRC mekar sempurna.

“Walaupun sempat terjebak macet karena penerapan satu jalur (one way) dari Bogor ke Jakarta. Tapi kita datang ke sini untuk Azka mengambil video untuk konten di kanal YouTube-nya,” ungkapnya.

Dia dan suaminya, benar-benar mendorong minat Azka terhadap alam. Bahkan, Azka disekolahkan ke SMP Indonesia Natural School yang merupakan sekolah berbasis alam.

Baca Juga:Suhendrik, Bos Media Daftar Bakal Calon Wali Kota Cirebon ke PDIPSekda Jabar Targetkan Pendataan Petani Calon Penerima Pompanisasi Rampung Minggu Depan

“Alhamdulillah dari taman kanak-kanak kita masukan ke sekolah yang sesuai dengan karakter dan minatnya. Sebenarnya dia sangat suka dengan serangga,” ungkap Usye.

0 Komentar