“Nah ini yang memang harus kita berikan dukungan secara fisikis juga bagi dia dan keluarga, terutama lingkungan di sekitarnya. Bila perlu kamu mengajak bersama-sama dengan Polsek setempat untuk melakukan sosialisasi dilingkungan di situ. Jadi masyarakat juga tidak menjadi terus-menerus omongan atau stigma yang akhirnya membuat mempelai perempuan ini menjadi trauma,” pungkasnya. (dik)
P2TP2A Cianjur: Pernikahan Sejenis Akibat Kelalaian Administrasi
