5 Fakta Unik Koin Seribu Kelapa Sawit yang Jarang Diketahui

fakta unik uang koin seribu
fakta unik uang koin seribu
2 Komentar

CIANJURKESPRES- 5 Fakta Unik Koin Seribu Kelapa Sawit yang Jarang Diketahui.

Saat ini sedang ramai mengenai informasi terkat dengan koin seribu kelapa sawit.

Tak hanya itu, uang koin seribu kelapa sawit ini juga diklaim bisa mencapai nilai yang sangat fantastis hingga ratusan ribu rupiah.

Selain itu, dengan nilai yang sangat fantastis itu bisa membuat semua orang heboh.

Baca Juga:Download Video Youtube Jadi Audio Mp3 Tanpa AplikasiCara Converter Youtube Menjadi Mp3 Tanpa Aplikasi

BACA JUGA: Spesifikasi Samsung Galaxy A03, Dijamin Ramah Kantong!
Berikut ini merupakan 5 Fakta Unik Koin Seribu Kelapa Sawit yang Jarang Diketahui
BACA JUGA: Cuma Modal Kuota Bisa Dapet Shopeepay?? Ini Caranya!

1. Diterbitkan pada 8 Maret 1993

Tahukah kamu ternyata uang koin seribu ini merupakan uang yang diterbitkan pada 8 Maret tahun 1993. Tentunya keberadaan uang ini sudah ada sejak dulu, atau mungkin sebelum kamu lahir.

2. Memiliki Perpaduan Warna yang Unik

Uang logam sebenarnya memiliki warna yang seragam, jika tidak warna silver, pasti memiliki warna emas atau kuning. Berbeda halnya dengan uang koin seribu ini yang memiliki warna unik. Bagaiamana tidak, uang ini memiliki dua warna yang khas, di dalam dengan warna kuning, sedangkan di dalamnya terdapat warna silver.

BACA JUGA: Mechamato Movie, Film Animasi Mengangkat Kisah Boboiboy

3.Dinilai Lebih Tahan Lama

Melansir dari beberapa sumber, uang seribu logam ini ternyata dinilai lebih tahan lama.

4. Dibandrol dengan Harga yang Fantastis

Salah satu keuntungan koleksi uang seribu logam corak kelapa sawit yaitu dapat dibandrol dengan harga yang fantastis. Bahkan niainya bisa hingga ratusan juta rupiah. Untuk harga yang paling mahal dibandrol sampai dengan 250 juta.

5. Bisa Jadi Mahar

Menjadikan uang seribu logam sebagai mahal adalah hal unik. Uang ini bisa menjadi alternatif yang tepat untuk dijadikan mahar dalam pernikahan dengan unik. Biasanya mahar ini dipajang dalam figura.

 

2 Komentar