Video Viral Hakim Wahyu Iman Santoso Disangsikan

CIANJUR, CIANJUREKSPRES – Video Viral Hakim Wahyu Iman Santoso keasliannya disangsikan. Video tersebut cukup menghebohkan jagad sosial media.

Dalam tayangan video viral Hakim Wahyu Iman Santoso yang berdurasi 1 menit 42 detik, yang diunggah oleh akun @PencerahKasus menuai kontroversi.

Baca Juga: Video Skandal Hakim Wahyu, Akun Penyebar Digeruduk Warganet

Keterangan video viral Hakim Wahyu Iman Santoso itu menyebutkan jika Hakim Wahyu diduga telah membuat putusan terkait vonis yang menjerat Ferdy Sambo di kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua.

Disebutkan jika Hakim Wahyu tak butuh pengakuan apapun dari Sambo dan akan memvonis hukuman seumur hidup kepada eks Kadiv Propam Polri itu.

Baca Juga: Video Viral Skandal Hakim Wahyu Jadi Atensi MA

Humas PN Jaksel Djuyamto menyebutkan, pihak telah meminta klarifikasi kepada Hakim Wahyu terkait video yang beredar itu.

Katanya, itu adalah video asli yang dipotong atau editan, seolah-olah pernyataan Hakim Wahyu adalah benar.

Baca Juga: Beredarnya Video Hakim Wahyu Ditelusuri KY

Ditambah lagi dengan adanya keterangan video itu, dinilai sangat menyudutkan kredibilitas Hakim Wahyu Iman Santoso.

“Video itu hanyalah potongan atau editan yang ternyata setelah kami klarifikasi kepada beliau (Hakim Wahyu) telah tidak secara utuh menampilkan pernyataan,” ujar Djuyamto, dilansir disway.id Jumat 6 Januari 2023.

Katanya, dalam video itu sejatinya Hakim Wahyu hanya menyampaikan informasi terkait ancaman hukuman yang menjerat Ferdy Sambo cs di kasus tersebut.

“Dalam pernyataan sebenarnya, beliau hanya berbicara secara normatif terkait ancaman pidana pada pembunuhan berencana adalah pidana mati, seumur hidup maupun 20 tahun penjara,” terangnya.

Djuyamto memastikan jika keterangan dari potongan video yang beredar di TikTok itu sangat menyesatkan.

Seperti diketahui, di video itu seorang wanita diduga simpanan Hakim Wahyu menyebutkan jika Sambo Cs akan mendapat vonis hukuman seumur hidup.

Secara tidak langsung, akun @PencerahKasus telah membuat spekulasi yang diduga telah menyudutkan Hakim Wahyu.

Terlebih lagi dalam keterangannya ia menyeret nama Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto, yang diduga memiliki kesepakatan agar Sambo Cs mendapat hukuman maksimal.

“Narasi atau caption dalam tayangan video TikTok tersebut yang menyebutkan adanya pembocoran atau pengaturan putusan adalah sangat menyesatkan karena persidangan perkara dimaksud masih tahap pembuktian, sehingga majelis hakim sama sekali belum membahas soal putusan,” tegasnya.

Sudah lebih dari tiga bulan persidangan kasus Ferdy Sambo Cs masih terus berjalan.

Menurut Djuyamto, Hakim Wahyu telah bekerja secara profesional.

Hingga saat ini kasus Ferdy Sambo masih di tahap pemeriksaan dan pembuktian.

Terakhir kali Hakim Wahyu telah memenuhi permintaan kuasa hukum Ferdy Sambo untuk mengecek TKP di mana Brigadir Yosua ditembak mati.

“Majelis hakim yang dipimpin beliau masih berupaya secara sungguh-sungguh dan profesional dalam menemukan kebenaran materiil, misalnya dengan melakukan pemeriksaan setempat ke tempat kejadian perkara (TKP) atau locus delicti perkara,” tutup Djuyamto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *