Baru 7 Hari Rilis Potongan Film Argantara Bocor di Media Sosial, Hitmaker Studios Beri Peringatan

CIANJUR, CIANJUREKSPRES – Potongan film argantara bocor, film romantis Argantara telah resmi tayang di bioskop pada Kamis 29 Desember 2022, Argantara sendiri diangkat dari sebuah novel laris yang terbit di Wattpad karya Falistiyana dengan judul yang sama.

Namun Baru 7 Hari rilis potongan film argantara bocor di media sosial, Hitmaker Studio bertindak tegas dan memberi peringatan bagi yang telah menyebar potongan film.

 

BACA JUGA : Warganet Dibuat Penasaran Sosok Dewi Barbie

Sinopsis

Argantara mengisahkan tentang perjodohan yang dialami dua remaja SMA, Argantara dan Syera. Cerita diawali ketika ayah Argantara meninggal dunia dan menitipkan wasiat untuk putranya, yakni perjodohan dengan Syera.

Meski begitu, tidak mudah untuk Syera menerima Arga dikarenakan Arga terlibat dalam geng motor dan kerap kali melakukan tawuran berbahaya. Selain tantangan menikah di usia muda, Syera juga harus berusaha untuk membantu Arga keluar dari kegiatan geng motor yang ia ketuai.

Dari sinopsis ceritanya, pernikahan Argantara dan Syera dirahasiakan dari sekolah. Tidak ada satu pun teman mereka yang tahu. Mereka harus berhati-hati karena kalau sampai rahasia ini terbongkar, mereka bisa dikeluarkan dari sekolah. Namun, tiba-tiba Syera hamil.

 

BACA JUGA : Rekomendasi 5 Makanan Khas Imlek, Memiliki Makna Tersembunyi

Potongan Film Tersebar

Baru 7 Hari rilis potongan film argantara bocor di media sosial, Hitmaker Studio bertindak tegas dan memberi peringatan bagi yang telah menyebar potongan film.

rumah produksi Hitmaker Studios memberi peringatan keras kepada pihak-pihak yang menyebarkan potongan adegan film karya sutradara Guntur Soeharjanto. Peringatan tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi Hitmaker Studios.

“Stop menyebarkan isi fim Argantara di media sosia. Karena kami akan menindaklanjuti para pelaku penyebar ke pihak yang berwajib.
Jadilah penonton yang bijak dan cerdas. Dukung perfilman Indonesia dengan cara menonton di bioskop, bukan merekam dan menyebarluaskannya di seluruh sosial media.

Kami akan memproses setiap pelaku penyebarluasan isi film ke jalur hukum. ” Pungkas Hitmaker Studios melalui instagramnya.

Rumah produksi itu juga menyertakan ancaman pidana atas aksi menyebar potongan adegan yang masuk kategori pembajakan dalam UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

Adapun jika ada pihak yang masih nekat menyebarkan potongan film tersebut akan terkena sanksi pidana paling lama 10 tahun penjara dan didenda hingga Rp 4 miliar.

Tindakan tegas dari Hitmaker Studio.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *