Kemah Kebangsaan DPD KNPI Jabar 2022 Dibuka Ridwan Kamil

Kemah Kebangsaan DPD KNPI Jabar 2022 Dibuka Ridwan Kamil
0 Komentar

“Kemah kebangsaan ini memang didesign sebagai agenda silaturahmi yang santai tapi bikin cerdas dan kritis, maka kami sangat serius pada kualitas narasumber. Rocky Gerung misal, ia mengangkat John Locke, Oemar Said Tjokroaminoto, dan ke Indonesiaan. Antik Bintari bicara peran strategis perempuan dalam peradaban. Agus Sudibyo tentang disrupsi, pers dan tantangan Indonesia. Muhammad Syauqillah memaparkan bentuk-bentuk ideologi berbahaya, sejarah kedatangan dan akhir dari gerakan-gerakan teroris dan ekstrimis,” kata dia.

Ia menambahkan seluruh peserta punya waktu luang untuk saling bertukar pikiran, berdiskusi dengan para pakar tanpa jarak sampai puas dan bercengkrama dimalam keakraban.

“Saya yakin hanya dengan “pemikirian” yang mapan kita semua bisa menjaga diri dari ideologi atau narasi kelompok yang merusak kerukunan. Saya secara pribadi bahagia acara yang disiapkan sepenuh hati ini diresmikan dan dihadiri oleh Pak Gubernur Jawa Barat meski situasi hujan berangin”, tuturnya.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, hadir meresmikan pembukaan Kemah Kebangsaan 2022.

Baca Juga:Malam Tahun Baru UU Tinjau Langsung Lalin di Tol CisumdawuTransformasi Hijau Di Tubuh PLN

Dalam sambutannya Ridwan Kamil mengingatkan kepada seluruh warga Jawa Barat bahwa hidup ini hanya sementara.

“Seorang Ridwan Kamil 8 bulan lagi selesai sebagai Gubernur, jadi saya mau pamit juga dibulan-bulan terakhir ini, kalau saya ada kurang-kurang dalam memimpin Jawa Barat saya mohon maaf, tapi saya bukan orang malas saya tiap hari kerja. Ini camping terbaik yang kita selenggarakan, kita doakan tidak bertemu lagi pandemi, kalau bisa didaerah (kab/kota) masing-masing bikinlah kemah kebangsaan kecil-kecil dengan tema yang sama, makin lama gagasan ini nantinya beranak cabang keseluruh Jawa barat dan akan menjadi identitas kita,” kata Ridwan Kamil.

Kemah Kebangsaan diakhiri dengan deklarasi Semangat Kebangsaan, yakni siap berkontribusi dalam menyumbangkan ide, pemikiran dan gagasan untuk pembangunan bangsa Indonesia; Menolak adanya intoleran di Jawa Barat, demi terwujudnya cita-cita bangsa Indonesia sesuai yang termaktub dalam Pancasila dan UUD 1945; Merawat keberagaman di Jawa Barat tanpa memandang gender, ras, suku, agama;

0 Komentar