Gempa Cianjur, Hasil Pantauan Udara Bupati, Danrem 061/SK dan BMKG : Cugenang yang Paling Banyak Rumah Hancur

Gempa Cianjur, Hasil Pantauan Udara Bupati, Danrem 061/SK dan BMKG : Cugenang yang Paling Banyak Rumah Hancur
Bupati Cianjur Herman Suherman bersama Danrem 061/Suryakancana Brigjen TNI Rudy Saladin dan BMKG, turun dari helikopter usai melakukan pemantauan udara menyisir lokasi terdampak gempa bumi, Selasa (29/11/2022).
0 Komentar

Lebih lanjut Herman mengatakan, Pemkab Cianjur sudah mempersiapkan tiga lokasi relokasi korban gempa yakni di Desa Sirnagalih Kecamatan Cilaku di lahan kurang lebih 2,5 hektar, Desa Cipendawa Kecamatan Pacaet di lahan kurang lebih 4 hektar dan di Kecamatan Mande sekitar 10 hektar.

“Untuk yang di Desa Sirnagalih (Lokasi Relokasi, red0) sudah bisa action, yang dua lagi kita kaji dan insyaAllah bisa dikerjakan di sana,” katanya.

Herman pun mengimbau kepada masyarakat yang lokasinya rawan bencana untuk bersiap-siap karena pemerintah juga akan mempersiapkan untuk relokasi dengan tempat yang lebih nyaman dan aman.

Baca Juga:Ruang Kerja Rusak Akibat Gempa, Komisioner Bawaslu Cianjur Ngantor di HalamanWabup Cianjur Blusukan Temui Korban Gempa

Sementara itu Danrem 061/Suryakancana Brigjen TNI Rudy Saladin, mengungkapkan, selain peninjauan udara juga dilakukan foto udara bersama dari BMKG.

“Foto udara kita fokuskan ke daerah yang menjadi episentrum patahan gempa tempo hari, karena nanti rekomendasi dari BMKG Pusat untuk relokasi patahan episentrum itu radius kurang lebih 5 kilometer itu akan kita relokasi,” katanya.

“Tadi sudah disampaikan Bupati ada beberapa alternatif lahan (relokasi, red) yang disiapkan kemudian jumlah berapa kk per hektare sudah ada hitungannya,” sambung Danrem.

Lebih lanjut Danrem mengatakan, jika memungkinkan masyarakat yang berada di tenda-tenda dan lokasinya agak terpencil agar bisa merapat ke jalan untuk memudahkan suplai logistik.

“Kalau di atas gunung, tengah persawahan yang sulit terjangkau dampaknya mungkin suplai agak terhambat. Harapan kita kalau memungkinkan merapat ke jalan, sehingga memudahkan logistik,” katanya.(hyt)

0 Komentar