Antisipasi KLB, PMI Cianjur Gelar Orientasi dan Pembekalan bagi Relawan Sibat

Antisipasi KLB, PMI Cianjur Gelar Orientasi dan Pembekalan bagi Relawan Sibat
PMI Kabupaten Cianjur, menggelar kegiatan orientasi dan pembekalan untuk para Relawan SIBAT.(foto/istimewa)
0 Komentar

Cianjurekspres.net – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cianjur, menggelar kegiatan orientasi dan pembekalan untuk penguatan respon masyarakat dengan materi Pengendalian Kejadian Luar Biasa (KLB) untuk para Relawan Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT), Senin (23/8/2021).

“Penguatan kapasitas masyarakat perlu dilakukan untuk memaksimalkan upaya-upaya respon pengendalian khususnya menghadapi pandemi COVID-19 saat ini, utamanya dalam hal pencegahan, deteksi dini, dan aksi dini di wilayah,” ujar Sekretaris PMI Kabupaten Cianjur, Hery Hidayat.

Hery mengatakan, kegiatan yang dilakukan di Desa Sindanglaya, Kecamatan Cipanas selama dua hari tersebut didukung PMI Pusat dengan pendanaan dari Korea International Cooperation Agency (KOICA).

Baca Juga:KONI Cianjur Optimis Meraih Hasil Maksimal di Porda Jabar 2022Praktisi Hukum: Tidak Tepat Mengukur Kinerja Kejagung dengan Hasil Survei

Adapun pesertanya merupakan Relawan SIBAT di Desa Sindanglaya dan Desa Sukanalagih, Kecamatan Pacet.

“Dalam pelaksanannya diikuti Relawan SIBAT aktif dari berbagai dari berbagai unsur dan segmentasi dimasyarakat seperti kader posyandu, lansia, disabilitas dan perwakilan tokoh masyarakat,” katanya.

Dijelaskan Hery, Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan gambaran kepada relawan SIBAT bagaimana Kejadian Luar Biasa (KLB) menyebar dimasyarakat terutama Covid-19 yang marak terjadi di berbagai wilayah di Indonesia saat ini.

Harapannya, para peserta yang ikut dalam kegiatan ini mampu mengidentifikasi kemungkinan terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB) tertentu setelah kejadian bencana alam.

“Selain itu para peserta dapat melalukan pencegahan dan penanganan wabah atau penyakit untuk mencegah terjadian Kejadian Luar Biasa (KLB), dan memberi gambaran tentang jenis infeksi lain yang dapat mempengaruhi masyarakat,” tandas Hery.

Narsumber yang dihadirkan dari Puskesmas setempat dan fasilitator dari PM. Selain itu pihak kecamatan, dan satgas covid-19 Kecamatan dan Desa
. Setalah kegiatan pembekalan para peserta akan melaksanakan kegiatan untuk menekan sebaran penyakit melalui kegiatan promosi kesehatan dan penyemprotan disinfektan serta Mengadvokasi masyarakat agar taat melaksanakan 6 M.(hyt)

0 Komentar