KPU Cianjur Hitung Ulang Kebutuhan Anggaran Pilkada 2020

KPU Cianjur Hitung Ulang Kebutuhan Anggaran Pilkada 2020
Ketua KPU Cianjur, Selly Nurdinah.(herry febriyanto/cianjurekspres.net)
0 Komentar

Cianjurekspres.net Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Cianjur masih menunggu keputusan KPU RI terkait rencana dimulainya tahapan Pilkada Serentak 2020 pada 6 Juni mendatang.

“Kaitan Pilkada Serentak, kami masih menunggu keputusan dari KPU RI kapan tahapan akan dilanjutkan,” kata Ketua KPU Kabupaten Cianjur, Selly Nurdinah kepada cianjurekspres.net, Rabu (27/5/2020).

Selly mengaku terus memantau dan melaporkan secara berkesinambungan kondisi dan situasi daerah Kabupaten Cianjur kepada KPU RI melalui KPU Provinsi. Seperti status PSBB, info penyebaran Covid-19 dan update mutakhir situasi Kabupaten Cianjur.

Baca Juga:Tunggu Keputusan Kemendiknas, Disdik Jabar Siapkan Pedoman Protokol Kesehatan SekolahPemprov Jabar Siapkan Skenario Penyesuaian PSBB

“Selain itu juga sedang menghitung ulang perencanaan kebutuhan anggaran penyelenggaraan Pilkada dengan protokol kesehatan. Diantaranya kemungkinan penataan kembali jumlah TPS dengan protokol Covid-19 yang semula maksimal untuk melayani 800 pemilih per TPS menjadi berkurang dengan kondisi anggaran sesuai dengan NPHD,” katanya.

Menurutnya, jika Pilkada 2020 tetap dilanjutkan mau tidak mau harus menerapkan protokol kesehatan. Dari mulai Alat Pelindung Diri, Handsanitizer, sarung tangan hingga penutup wajah.

“Kita hitung dulu berapa penambahan anggarannya, masih kita kaji ulang dan rancang seperti itu,” jelas Selly.

Lebih lanjut Selly mengungkapkan, total anggaran Pilkada Cianjur mencapai Rp74 miliar, yakni Rp1 miliar di 2019 dan Rp73 miliar di 2020.

Dimana anggaran Rp73 miliar di 2020 sudah di cairkan tahap I sebesar 40 persen atau sekitar Rp29,2 miliar dan baru terserap 6-8 persen.(Herry Febriyanto)

0 Komentar