Cibeber Kembali Dilanda Banjir Lumpur, Pemda Diminta Tegur Pengembang Perumahan

Cibeber Kembali Dilanda Banjir Lumpur, Pemda Diminta Tegur Pengembang Perumahan
0 Komentar

CIANJUR – Banjir lumpur kembali melanda di Jalan Raya Kampung Cibako, Desa Cipetir, Kecamatan Cibeber, pada Sabtu (12/10/2019) pukul 17.15 Wib.
Seperti diberitakan sebelumnya, banjir lumpur tersebut dari luapan air hujan yang mengguyur dan mengenai kegiatan proyek pembangunan perumahan yang berlokasi di Kampung Cibako Desa Cipetir Kecamatan Cibeber.
Hal ini dikeluhkan Kepala Desa Cibadak, Kecamatan Cibeber Elan Hermawan. Dirinya mendapatkan kabar dari istrinya Suci Safitri (26) tengah perjalanan pulang melewati Kampung Cibako dan tiba-tiba dikagetkan dengan luapan banjir lumpur keluar dari proyek perumahan tumpah ke badan Jalan.
“Istri saya saja sampai tidak bisa melintasi jalur tersebut. Jadi terpaksa memutar arah untuk sampe ke Cibadak lewat ke Cisalak,” ucap Elan saat dihubungi cianjurekspres.net, Sabtu (12/10/2019).
Elan berharap ada teguran dari pemerintah daerah bagi pengembang proyek perumahan tersebut. Karena menurutnya kalau tetap dibiarkan akan merugikan warga sekitar dan juga bagi pengguna Jalan.
“Minimal harus ada antisipasi, dan bukan dilakukan pengerukan dibawah saja, akan tetapi bagaiaman caranya kalau nanti hujan lumpur tersebut tak lagi turun ke Jalan,” ujarnya.
Sementara itu Camat Cibeber Ali Akbar mengatakan, banjir lumpur yang sekarang memang tidak separah dari yang sebelumnya. Menurutnya hal tersebut diakibatkan masih adanya saluran drainase yang terhalang bebatuan dan pipa.
Dikatakannya, sebelumnya sudah dilakukan kesepakatan bersama dan dihadiri Camat, Kapolsek, Kades, para ketua RT dan tokoh masyarakat akan dilakukan perbaikan terhadap saluran gorong-gorong yang tersumbat, selain itu pendataan rumah warga yang terdampak.
“Jadi dalam hasil kesepakatan kemarin bersama para tokoh masyarakat, juga disaksikan langsung oleh Kapolsek, Kades,dan para Ketua RT sepakat akan ada pemberian kompensasi, penanaman kembali lahan yang kritis, dan pembuatan saluran tambahan apabila dimungkinkan,” tutupnya.(yis/hyt)

0 Komentar