Program JKN Tanggung Perawatan Radang Paru Keluarga Dwi

Peserta JKN
Dwi (24), warga Sukabumi yang telah menjadi peserta JKN sejak tahun 2024 dalam segmen Pekerja Penerima Upah (PPU).
0 Komentar

Menurutnya, keberlanjutan layanan hingga tahap rawat jalan menjadi hal penting dalam memastikan kondisi pasien benar-benar pulih dengan baik. Di akhir, Dwi juga menyampaikan bahwa dirinya merasakan kemudahan dari layanan digital BPJS Kesehatan, seperti Aplikasi Mobile JKN untuk pengambilan antrean online saat akan berobat di fasilitas kesehatan.

“Saya pernah menggunakan antrean online di Mobile JKN dan itu sangat membantu karena tidak perlu datang pagi-pagi hanya untuk ambil nomor antrean. Prosesnya mudah, praktis, dan menghemat waktu,” ungkapnya.

Pada kesempatan lain pada hari Selasa (15/05), Tim Jamkesnews menerima informasi terkait harapan Dwi agar layanan JKN ke depan dapat terus ditingkatkan, baik dari sisi pelayanan maupun kemudahan akses bagi seluruh masyarakat.

Baca Juga:Lawan TB Paru dan Gangguan Hati, Cahya Rasakan Perlindungan JKNLenovo LOQ Perluas Ekosistem Gaming Aksesibel dengan Kehadiran Rangkaian Monitor LOQ di Indonesia

“Harapan saya, semoga layanan JKN bisa semakin cepat, mudah, dan merata di semua fasilitas kesehatan. Selain itu, sosialisasi layanan digital juga bisa lebih diperluas agar semakin banyak masyarakat yang memanfaatkannya,” tutup Dwi. (rls/rie)

0 Komentar