CIANJUR, CIANJUR.JABAREKSPRES.COM- Kerumunan massa memenuhi Jalan Swasembada, Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (30/8) sore. Mereka mendatangi kediaman politisi Partai NasDem, Ahmad Sahroni, dan melakukan pelemparan hingga penjarahan barang-barang dari dalam rumah.
Video aksi tersebut pertama kali diunggah akun TikTok @m451mam dan langsung menyebar luas, ditonton lebih dari 1,4 juta kali. Situasi terlihat mencekam karena massa berteriak-teriak dan mencoba menerobos masuk, sementara sejumlah netizen mendesak agar rumah tidak dibakar mengingat lokasinya berada di permukiman padat penduduk.
Sahroni yang dikenal sebagai “Crazy Rich Tanjung Priok” juga tercatat sudah dua periode menjadi anggota DPR RI sejak 2014. Ia pernah menjabat Wakil Ketua Komisi III DPR RI periode 2019–2024 dan ditunjuk sebagai Ketua Pelaksana Formula E 2022 oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Reputasi tersebut membuat insiden penyerangan rumahnya menjadi sorotan publik.
Baca Juga:Laga PERSIB vs Borneo FC Ditunda, Joel Vinicius Siap Tampil Tajam di Pertemuan BerikutnyaSinopsis Film Menjelang Magrib 2 Wanita yang Dirantai, Akan Tayang 4 September
Hingga kini belum ada keterangan resmi baik dari Ahmad Sahroni maupun pihak kepolisian terkait insiden ini. Namun, warganet ramai-ramai menyerukan agar aksi anarkis dihentikan dan massa diminta menyalurkan aspirasi lewat jalur hukum yang berlaku.
Dari kejadian ini, tampak jelas bahwa tindakan massa yang mengarah pada kekerasan dan perusakan berpotensi membahayakan banyak pihak, terutama warga sekitar. Perbedaan pandangan politik seharusnya disampaikan dengan cara damai, bukan lewat kekerasan. Insiden ini menjadi pengingat bahwa menjaga ketertiban dan menolak anarkisme adalah kunci utama dalam berdemokrasi.