CIANJUREKSPRES.ID- Kementerian Agama resmi memulai tahapan Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) untuk tahun ajaran 2026/2027. Proses pendaftaran telah dibuka sejak Januari 2026 dan menjadi pintu awal bagi calon peserta didik yang ingin melanjutkan pendidikan di berbagai jenjang madrasah di seluruh Indonesia.
Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, Nyayu Khodijah, menjelaskan bahwa Kemenag telah menyiapkan petunjuk teknis sebagai acuan pelaksanaan PMBM. Dokumen tersebut menjadi pedoman resmi bagi madrasah dalam menyelenggarakan seleksi agar berjalan tertib, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Petunjuk teknis PMBM 2026/2027 mencakup seluruh jenjang pendidikan madrasah, mulai dari Raudlatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), Madrasah Aliyah (MA), hingga Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK). Dalam pelaksanaannya, seleksi dapat dilakukan secara daring maupun tatap muka, menyesuaikan dengan kondisi dan kesiapan masing-masing madrasah.
Baca Juga:Empat Jenis Madrasah Unggulan Dibuka dalam Seleksi Nasional Kemenag 2026/2027Harga BBM Shell Berlaku Mulai 1 Januari 2026
Khusus madrasah negeri, Kemenag menegaskan pentingnya keterbukaan informasi. Setiap tahapan PMBM wajib diumumkan secara jelas kepada masyarakat, termasuk persyaratan pendaftaran, mekanisme seleksi, serta daya tampung peserta didik berdasarkan ketentuan rombongan belajar. Selain itu, hasil seleksi juga harus dipublikasikan secara terbuka melalui papan pengumuman madrasah maupun media informasi lain, seperti situs resmi madrasah atau laman Kementerian Agama di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.
Dari sisi pembiayaan, pelaksanaan PMBM di madrasah negeri tidak boleh membebani calon peserta didik. Seluruh kebutuhan anggaran seleksi ditanggung melalui dana BOS atau BOP yang telah dialokasikan dalam DIPA pada tahun anggaran berjalan.
Adapun jadwal pelaksanaan PMBM 2026/2027 telah disusun sebagai berikut: seleksi madrasah melalui jalur PMBM Nasional Bersama berlangsung dari Januari hingga Maret 2026. Seleksi untuk madrasah negeri dan swasta berasrama digelar pada Februari sampai Mei 2026. Sementara itu, jalur prestasi, reguler, dan afirmasi untuk madrasah negeri maupun swasta dilaksanakan mulai Maret hingga Juli 2026. Tahap daftar ulang juga dijadwalkan pada periode Maret hingga Juli 2026.
