Bengkel Diduga ‘Ketok Servis’ di Jalur Puncak Viral di Medsos

viral
ilustrasi: ist
0 Komentar

CIANJUR, cianjurekspres – Viral beredar di media sosial video dugaan ‘ketok servis’ dengan modus rem berasap oleh bengkel di kawasan Puncak, Cianjur, Jawa Barat.

Video ‘ketok servis’ bermodus rem berasap tersebut pertama kali diposting oleh akun TikTok @chilmoysee pada Jumat (27/10/2023) dan menyebar ke berbagai aku media sosial.

Pada video berdurasi 1,35 menit tersebut, nampak seorang tukang bengkel sedang membongkar ban minibus warna putih. Akan tetapi dipertengahan video, ban tersebut kembali dipasang.

Baca Juga:Tenda Bocor, Korban Gempa Terpaksa Mengungsi ke MasjidPolisi Selidiki Penyebab Kematian Mayat Perempuan yang Membusuk di Cianjur

Dalam video tersebut tertulis keterangan ‘Hati hati buat yang mau weekend daerah puncak modus rem rusak keluar asep, ternyata kena banyak’.

“Buat temen temen yang mau weekend atau jalan jalan ke puncak jangan skip dulu ya videonya,” ungkap pengunggah video.

Dia menjelaskan awalnya dia dengan suaminya melaju dari Bogor menuju Puncak Cianjur. Tapi tiba-tiba ada seseorang yang memberitahu jika remnya mengeluarkan asap.

“Posisinya di puncak pas turun sedikit. Katanya ban mobil kita keluar asep sampe langsung dibuka. Aku sama suami sudah curiga karena mereka kaya komplotan banget Ada yang naik motor dan di tepi. Diarahkan ke sini langsung tahu tukang bengkelnya,” tuturnya.

“Gak tanya mau diapain mobil tiba-tiba langsung fokus ke ban. Buat tremen temen hati-hati ya. Karena korban sudah dua, ada yang kena juga mobilnya di tepi,” tambahnya.

Namun pemilik bengkel, Dede Supriyadi membantah tuduhan jika dia melakukan aksi kecurangan dengan modus rem berasap tersebut.

“Saya tidak terima disebut bengkel pemaksaan. Tidak benar itu, wilayah saya jadi jelek namanya,” kata dia.

Baca Juga:Jorok! GPO Temukan Kondom hingga Celana Dalam dengan Bekas Kotoran Manusia di Gunung Gede PangrangoDelapan Pelaku TPPO Teranam 15 Tahun Penjara

Dia mengungkapkan mobil tersebut awalnya mengalami masalah pada rem hingga mengeluarkan asap. Kemudian oleh anak buahnya, pemilik mobil diberitahu lokasi bengkel terdekat.

“Begitu datang pemilik mobil minta dicek, saya langsung ambil dongkrak untuk cek remnya. Kalau gak diminta saya juga tidak akan bongkar. Saya bukan rampok,” kata dia.

Usai dibongkar, sang pemilik mobil malah protes seolah dirinya akan melakukan pemaksaan mengganti sparepart kendaraan. “Saya langsung pasang lagi bannya,” kata dia

0 Komentar