Bupati Sebut BUMD Sugih Mukti Tak Berfungsi Kendalikan Harga Beras

Bupati Herman
ilustrasi: Dokumentasi Moch Sidik
0 Komentar

CIANJUR EKSPRES – Bupati Cianjur, Herman Suherman menyebut adanya Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), yakni PT Cianjur Sugih Mukti (CSM) yang dinilai tidak berfungsi dengan baik dalam polemik melambungnya harga beras saat ini.

Sekda Setiawan: BUMD Akan Dioptimalkan Tunjang Sumber Pendapatan Provinsi Jabar

“Saya katakan belum optimal. CSM belum optimal karena ada polemik di dalamnya. Saya sama sekali sekarang hampir tidak melibatkan CSM, karena CSM sedang di-upgrade dulu organisasinya,” kata Herman kepada Cianjur Ekspres, melalui sambungan telepon seluler, Minggu (8/10/2023).

Sementara itu, ditanya terkait adanya penyertaan modal untuk BUMD PT CSM, Herman menyebut sedang diperiksa.

Baca Juga:Disdikpora Tanggapi Soal Bangunan SMPN 3 Agribinta yang Roboh Dimakan UsiaKasus Kebakaran Meningkat Tajam, Damkar Imbau Warga Tak Bakar Sampah Sembarangan

“Sedang diperiksa, dulu (PT CSM, red) berfungsi kecil sih tidak optimal. Ke depannya akan kita upgrade, diperbaiki dulu lah SDM-nya,” ungkapnya.

Sekda Setiawan: BUMD Akan Dioptimalkan Tunjang Sumber Pendapatan Provinsi Jabar

“Akhirnya kan supply-nya sedikit demand-nya banyak. Sehingga harga itu naik karena kekurangan stok,” tuturnya.

“Nah, solusi yang sedang dilakukan pemerintah saat ini kami pemerintah akan membagikan beras CPPD (Cadangan Pangan Pemerintah Daerah) ke tiap-tiap desa. Khususnya untuk KPM yang warga miskin,” lanjutnya.

Harga Beras Makin Melambung, Bulog Cianjur Salurkan Bantuan

Dia pun berharap, kondisi kekeringan ini segera usai. Mengingat informasi dari BMKG, bulan November akan mulai turun hujan.

“Jangka panjangnya mudah-mudahan nanti cuaca menurut informasi dari BMKG bulan November mulai hujan. Sehingga mudah-mudahan November masyarakat mulai menanam, nah Januari bisa panen,” ujarnya. (dik).

0 Komentar