Keutamaan Melaksanakan Puasa Sunah Dibulan Rajab

Keutamaan Puasa Rajab sebenarnya bisa dilakukan kapan saja asalkan masih dalam bulan tersebut. Namun, puasa rajab tidak dianjurkan untuk dilakukan selama satu bulan penuh.
Keutamaan Puasa Rajab sebenarnya bisa dilakukan kapan saja asalkan masih dalam bulan tersebut. Namun, puasa rajab tidak dianjurkan untuk dilakukan selama satu bulan penuh.
0 Komentar

CIANJUREKSPRES – Keutamaan Puasa Rajab sebenarnya bisa dilakukan kapan saja asalkan masih dalam bulan tersebut. Namun, puasa rajab tidak dianjurkan untuk dilakukan selama satu bulan penuh. Hal tersebut karena puasa yang tadinya berhukum sunnah akan menjadi makruh.

Berdasarkan penanggalan Hijriyah, awal bulan Rajab 1444 H jatuh pada tanggal 23 Januari 2023. Dengan demikian, puasa Rajab 2023 sudah bisa dilaksanakan mulai hari ini.

Bagi muslim, waktu yang diutamakan untuk mengamalkan Puasa Rajab adalah pada ayyamul bidh atau pertengahan bulan. Bisa juga dilakukan setiap hari Senin, Kamis, dan Jumat, ataupun secara selang seling, satu hari berpuasa, dan satu hari tidak, sepanjang bulan Rajab.

Baca Juga:Lirik Lagu Isra Miraj Pas Untuk Anak, Segera Putar SekarangAmalan yang Harus Dilakukan Saat Memperingati Isra Miraj

Adapun, bagi umat muslim yang memiliki utang puasa di bulan Ramadan dan hendak menggantinya, maka diperbolehkan untuk meng-qadha-nya bersamaan puasa sunah Rajab.

Selain itu, dalam mengamalkan sebuah ibadah, umat muslim dianjurkan untuk berniat terlebih dahulu. Untuk Puasa Rajab, niat bisa dilafalkan secara lisan maupun diucapkan dalam hati pada malam hari hingga sebelum masuk waktu imsak.

Berikut niat puasa Rajab yang dibaca pada malam hari, yaitu:

نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ رَجَبَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma Rajaba sunnatan lillâhi ta’âlâ.

Artinya:

“Aku berniat puasa Rajab, sunnah karena Allah ta’âlâ.”

Selain niat pada malam hari, niat puasa Rajab ini juga bisa dibaca pada saat siang harinya jika orang lupa niat pada malam hari. Niat ini bisa dibaca dari pagi hari sampai sebelum tergelincirnya matahari selagi seseorang belum melakukan hal-hal yang dapat membatalkan puasa.

Adapun niat puasa Rajab yang dibaca pada siang hari, yaitu:

نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا الْيَوْمِ عَنْ أَدَاءِ شَهْرِ رَجَبَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i syahri rajaba lillâhi ta’âlâ.

Artinya:

“Saya niat puasa sunnah bulan Rajab hari ini, sunnah karena Allah ta’âlâ.”

Adapun keutamaan dalam melaksanakan Puasa Rajab seperti yang diungkapkan Imam al-Ghazali dalam Ihyâ ‘Ulumiddîn (juz 3, hal. 431) mengutip dua hadits yang menjelaskan keutamaan puasa Rajab yaitu:

0 Komentar