Properti Hasil Sitaan dari Koruptor Dilelang

CIANJUREKSPRES – Properti hasil sitaan dari koruptor dilelang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Lembaga negara ini dibentuk bertujuan untuk meningkatkan daya guna, dan hasil guna terhadap upaya pemberantasan tindak pidana Korupsi yang ada di Republik Indonesia (RI). Selain menghadapkan tersangka korupsi, KPK juga berwenang menyita aset para koruptor.

Belum lama ini KPK bekerja sama dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya serta Pekanbaru melelang sebuah unit Apartemen dan Rumah. Properti hasil sitaan dari koruptor dilelang, sebagai upaya untuk mengembalikan kerugian negara.

Baca Juga: KPK Sebut Pelayanan Publik Masih Menjadi Sektor Rentan Korupsi di Pusat atau Daerah

Properti hasil sitaan dari koruptor dilelang merupakan aset hasil rampasan daritersangka korupsi kasus Proyek Peningkatan Jalan Lingkar Bukit Batu-Siak Kecil Kabupaten Bengkalis, Riau tahun anggaran 2013-2015 Melia Boentaran dan Handoko Setiono.

“Lelang ini berdasarkan Putusan Makamah Agung RI yang berkekuatan hukum tetap dengan terpidana Melia Boentaran, dan terpidana Handoko Setiono” ungkap Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri, dikutip dari disway.id, 16 Januari 2023.

Baca Juga: Acsena Merasa Namanya Dicatut atas Pelaporan Bupati Cianjur ke KPK

Proses lelang sendiri akan dilakukan bersama Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL).

Bagi masyarakat yang berminat mengikuti lelang dapat langsung mengakses website resmi www.lelang.go.id untuk mengetahui informasi yang lebih lanjut mengenai kegiatan lelang tersebut.

Recananya, sistem lelang akan di laksanakan secara tertutup (close bidding) tanpa kehadiran peserta lelang yang mengikuti.

Sementara itu, pelaksanaan lelang berlangsung di dua tempat yang berbeda KPKNL Surabaya, dan KPKNL Pekanbaru.

Ali memaparkan, KPKNL akan melakukan lelang terhadap satu unit Apartemen Graha Golf, Tower Alexa, Lantai 1 Unit 106 tipe 3BR, dengan luas unit 141 M2 atas nama PT. Handayana Citraniaga yang berlokasi di Jalan Raya Golf Graha Famili, Dukuh Pakis, Surabaya (unit yang tidak dilengkapi bukti kepemilikan) dengan harga maksimal Rp. 5.919.724.000, dan dengan uang jaminan sebesar Rp. 1.000.000.000.

Lelang unit Apartemen Mewah tersebut akan berlangsung pada Kamis, 26 Januari 2023 pukul 10:30 WIB dengan sistem close bidding melalui situs resmi www.Lelang.go.id. Adapun, batas akhir penawaran pada hari yang sama Kamis, 26 Januari 2023.

“Tempat pelaksanaan lelang, KPKNL Surabaya Gedung Keuangan Negara (GKN) I Lantai 5, Jalan Indrapura Nomor 5 Kota Surabaya” lanjut Ali.

Lelang selanjutnya, akan dilaksanakan pada Jumat, 27 Januari 2023, barang lelang tersebut terdiri dari 3 unit rumah. Dengan rumah memiliki tipe 150/182, yang berlokasi di Kelurahan Labuh Baru Barat, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru, Riau yang akan dilelang dengan harga maksimal Rp. 931.526.000, dengan uang jaminan sebesar Rp. 200.000.000.

Barang kedua, adalah rumah dengan tipe 90/168 yang berlokasi di Kelurahan Labuh Baru Barat, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru, Riau dengan harga maksimal sebesar Rp. 658.906.000 dengan uang jaminan sebesar Rp. 150.000.000.

Dan untuk aset yang terakhir, adalah sebuah tanah dan bangunan yang dijadikan sebuah rumah dengan memiliki tipe bangunan 70/177 yang berlokasi di Kelurahan Labuh Baru Barat, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru, Riau dengan harga maksimal sebesar Rp. 400.924.000 dengan uang jaminan sebesar Rp. 100.000.000.

Pemenang lelang wajib melunasi pembayaran dalam tempo lima hari kerja, dan dikenakan pajak lelang sebesar dua persen dari harga yang telah ditentukan.

Lelang ketiga unit rumah tersebut akan diberlangsungkan pada pukul 09:00 WIB dengan cara close bidding, dan batas akhir penawaran akan dilakukan pada hari yang sama Jumat, 27 Januari 2023 melalui situs remis www.lelang.go.id.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *