11 Jenazah Dievakuasi dari Lokasi Longsor di Cijedil Cugenang Cianjur

CIANJUR, CIANJUR EKSPRES – Ketua Tim Satuan Rescue Unit 1 Cugenang, Yohanes Yulistyawan mengungkapkan, hingga Jumat (25/11/2022) pukul 12.31 siang, pihaknya telah mengevakuasi 11 jenazah yang tertimbun material longsor akibat gempa bumi di Cijedil, Kecamatan Cugenang, Cianjur.

“Hari ini dievakuasi 11 jenazah. Info dari teman-teman dibawah tadi masih ada 2 lagi yang akan dievakuasi,” ujarnya yang juga Ketua SAR Sigap Lintas Batas Jogjakarta itu .

Baca Juga: Ratusan Jiwa Mengungsi di Kampung Pameungpeuk Desa Cijedil Cugenang, BIN RI Kirim Logistik

Ia memperkirakan, masih ada 3 spot jenazah tertimbun yang masih dalam proses evakuasi. Yakni spot tumpukan mobil Xenia dan truk, spot timbunan beton atau cor-coran dan spot yang berada dibawah bawah tebing Cijendil.

Dia mengatakan, 11 jenazah yang dievakuasi berasal dari spot tumpukan mobil. Dan 2 yang akan kembali dievakuasi.

“Kemarin kita perkirakan ada 8, sekarang menjadi 11 plus 2 yang akan dinaikan,” ungkapnya.

Baca Juga: Ridwan Kamil: Jangan Coba-coba Menghadang Bantuan

Untuk di spot beton, ia memperkirakan ada 3 jenazah tertimbun. 1 diataranya yakni jenazah ibu-ibu telah dievakuasi pada Kamis (24/11) pagi.

“Jadi diperkirakan masih ada 2 jenazah. Itu bapak dan anak,” kata dia.

Kendala pada spot beton, lanjut dia, dikarenakan kondisi tanah masih labil sehingga pihaknya melakukan evakuasi di spot lain terlebih dahulu.

“Masih tertutup lantai cor-coran. Kemarin sempat tersingkap sedikit tapi belum bisa dievakuasi karena tanahnya labil, jadi kita diamkan dulu,” ujarnya pada Cianjur Ekspres.

Sementara untuk spot ketiga yang berada di tebing Cijedil, masih belum diketahui keberadaan korban. Namun pihaknya mencium aroma tak sedap dari spot tersebut.

“Ditebing agak bawah sini, itu ada bau aroma busuk. Kemarin sudah dikeduk, tapi kita belum bisa mendeteksi apakah itu hewan atau manusia,” pungkasnya.(mg1/hyt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *