Dukung Transisi Energi, PLN Bangun PLTA Pumped Storage Pertama dan Terbesar di Indonesia

Dukung Transisi Energi, PLN Bangun PLTA Pumped Storage Pertama dan Terbesar di Indonesia
1 Komentar

Pembangunan PLTA UCPS ini akan dilaksanakan melalui dukungan pembiayaan dari World Bank. Bertempat di Auditorium PLN Kantor Pusat, Jakarta, pada Senin, 14 Maret 2022, PT PLN (Persero) telah mendapatkan pendanaan sebesar USD380 juta dari USD610 juta yang ditandai dengan penandatanganan Naskah Perjanjian Penerusan Pinjaman (NPPP).

Seremonial kerja sama tersebut dilakukan antara PLN dengan Pemerintah Indonesia yang diwakili Kementerian Keuangan melalui skema perjanjian penerusan pinjaman atau Subsidiary Loan Agreement (SLA).

Selain itu, proyek PLTA UCPS juga direncanakan akan didanai oleh Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) dengan total pendanaan USD230 juta dalam bentuk co-financing dengan World Bank dengan skema serupa.

Baca Juga:Tinjau Bangunan Sekolah Disegel di Mekarmukti, Cibinong, Begini Kata Wabup CianjurMudik Diperbolehkan, Jokowi: Syaratnya Sudah Dua Kali Vaksin dan Booster

Ke depannya, PLTA UCPS akan membantu meningkatkan fleksibilitas dan efisiensi sistem dengan menyeimbangkan antara pasokan dengan permintaan. Tentunya juga, proyek ini akan meningkatkan keandalan serta kualitas layanan listrik pada sistem kelistrikan Jawa-Bali. PLN berkomitmen akan terus meningkatkan energi hijau yang ramah lingkungan dengan peningkatan bauran EBT sesuai dengan target yang dicanangkan.

“Proyek ini direncanakan COD pada tahun 2025 untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik di Jawa–Bali serta meningkatkan akses masyarakat atas tersedianya energi listrik yang bersih dan ramah lingkungan,” kata Djarot. (*/nik)

Laman:

1 2
1 Komentar