Motivasi Milenial, Bang Dadan: Cintai dan Pelihara Lingkungan Sekaligus Tingkatkan Produktivitas Pertanian

Motivasi Milenial, Bang Dadan: Cintai dan Pelihara Lingkungan Sekaligus Tingkatkan Produktivitas Pertanian
Kepala DTPH Jabar, Dadan Hidayat saat melaksanakan gerakan tanam dalam rangkaian launching penyerahan bantuan sarana pertanian kepada Komunitas Santri Tani di Puncak Pelita, Desa Harjamukti, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya, Senin (22/11/2021). (istimewa)
0 Komentar

Cianjurekspres.net – Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (DTPH) Provinsi Jawa Barat, Dadan Hidayat, terus memotivasi para generasi muda atau milenial untuk mencintai dan memelihara lingkungan sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian.

Hal tersebut dikatakan Bang Dadan, sapaan akrab Dadan Hidayat saat melaksanakan gerakan tanam dalam rangkaian launching penyerahan bantuan sarana pertanian kepada Komunitas Santri Tani di Puncak Pelita, Desa Harjamukti, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya, Senin (22/11/2021).

“Disinilah letak keterlibatan para santri dalam peran membangun sektor pertanian,” katanya.

Baca Juga:Isuzu Catat Penjualan 459 Unit Selama GIIAS 2021Kredit UMKM Terus Tumbuh, BRI Andalkan Ultra Mikro Sebagai Sumber Pertumbuhan Baru

Ke depan, jelas Bang Dadan, Jawa Barat harus menjadi provinsi yang swasembada pangan bahkan dapat mengimpor hasil pertanian sebagai komoditas yang diunggulkan.

“Dalam era modernisasi pertanian, tentunya ketepatan hadirnya mesin pertanian disesuaikan dengan kondisi lahan yang akan digarapnya,” ujarnya.

“Apabila perlu, rekayasa teknologi dalam penyesuaian maka hadir dan di fasilitasi oleh Balai Pengembangan Alsintan Dinas TPH Jawa Barat yang digawangi oleh Teguh Khasbudi,” sambung Bang Dadan.

Sementara itu, Kepala UPTD Balai Mekanisasi Pertanian DTPH Jawa Barat, Teguh Khasbudi, mengungkapkan, agenda selanjutnya penyerahan alsintan akan terus disampaikan sebagai agenda Panglima Santri Tani Indonesia Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum di berbagai kabupaten se Jawa barat.

Teguh mengatakan, pihaknya akan memberikan jaminan pelayanan rekayasa teknologi mesin pertanian apabila ada ketidaksesuaian lahan yang akan di olah.(hyt)

0 Komentar