oleh

Survivor Kanker Anak Sebut Jimin BTS Menjadi Salah Satu Penyemangat Sembuh

Cianjurekspres.net – Tidak ada masa yang paling mengasyikan dibandingkan saat usia muda. Masa dimana hanya bermain, tertawa, menangis, dan makan apapun yang diinginkan. Namun, hal tersebut hanyalah sebuah angan bagi para survivor kanker yang masih muda belia.

Bagi mereka rumah sakit adalah taman bermainnya, obat-obatan adalah makanannya, dan perawat serta dokter adalah teman mereka. Beberapa anak kini telah berhasil melewati masa tersebut, dan beberapa diantaranya masih terus berjuang untuk bisa sembuh.

Seperti yang dialami Mutia Riani atau yang akrab disapa Cimut, kini usianya masih 6 tahun dan sudah dinyatakan mengidap kanker leukemia masih harus terus ke rumah sakit dua hari sekali untuk cek kesehatannya.

“Aku udah sembuh, tapi masih harus ke rumah sakit buat cek,” kata Cimut kepada Cianjur Ekspres Net saat ditemui di Yayasan Kanker Anak Indonesia, belum lama ini.

Cimut bercerita dirinya mengetahui kalau penyakit yang dideritanya sangatlah berbahaya, hingga membuatnya mendapatkan banyak sekali pantangan makanan dan kesehatannya agar tidak mudah kecapean.

“Setiap dua hari sekali aku ke rumah sakit ditemenin ayah, aku sakit udah lama banget. Pokoknya dari kecil aku udah sering ke rumah sakit, ayah sama ibu menemin aku terus sampai aku sembuh. Tapi aku masih gak boleh makan macem-macem, aku suka banget sama es krim tapi gak boleh sering-sering dan gak semua es krim boleh dimakan juga,” cerita Cimut sambil bermain ayunan putar.

Saat ditanya apa yang selalu membuatnya semangat dalam menjalani hari-harinya, Cimut langsung menyebutkan nama Jimin (member BTS). Baginya, selain kehadiran orangtuanya yang selalu ada buat dia, sosok Jimin adalah yang paling mudah membuatnya bahagia.

“Aku suka banget sama Jimin, waktu di rumah sakit aku ngeliat dia di tv dan langsung suka banget. Jadi tiap hari aku bisa ngeliatin Jimin, dia kan semangat banget ya jadi aku juga ikutan semangat dan selalu ikut senyum,” pungkasnya.

Baca Juga: Suga BTS Produserin Lagu Penyanyi Jepang, Tunggu Tanggal Rilisnya

Hal itu pun dirasakan oleh survivor kanker lainnya, Vidyalisha Naira Setiadi (11), dirinya dinyatakan sakit kanker leukemia sejak usia 3 tahun. Meskipun kini dirinya tidak usah lagi ke rumah sakit untuk cek kesehatan, beberapa pantangan makanan masih tetap ia jalani.

“Aku udah sehat banget sekarang, gak ke rumah sakit lagi. Cuman emang ada beberapa makanan yang masih jadi pantangan sih, tapi gak masalah yang penting aku udah sehat dan sekolah normal lagi,” katanya sambil tersenyum.

Naira cerita, dirinya ingin sekali bisa menari seperti Jimin. Dirinya juga mengatakan ingin terus tersenyum dan menularkan kebahagiaan seperti Jimin. “Kalau mau sembuh modalnya satu sih, yaitu bahagia. Terus aku liat Jimin dia kan bahagia terus ya, senyumya juga nular banget,” ungkapnya.

Setelah dinyatakan bersih dari kanker, Naira akhirnya membagikan kisahnya melalui buku yang ditulisnya berjudul “Esok Masih Ada Mentari”. Buku yang ditulis dengan dampingan ayahnya itu merupakan kisah yang dibagikan agar para pejuang kanker bisa semangat dalam menjalani hari-hatinya.

“Kita harus percaya kalau keajaiban itu ada. Jangan patah semangat buat yang masih berjuang untuk sembuh ya, aku bisa kalian juga bisa. Temukan kebahagiaan kalian untuk bisa terus membuat kalian semangat dan yakin untuk bisa sembuh dari kanker,” pungkasnya.

 

Baca Juga: Setelah Dipastikan Duet dengan Coldplay Kini BTS Resmi Menjadi Utusan Negara

 

Perwakilan BTS ARMY Indonesia saat mendatangi Yayasan Kanker Anak Indoneia. (Foto: Teku Noval)

Sementara itu, perwakilan dari BTS ARMY Indonesia, Aisyah, menyebut semangat Jimin yang ternyata mampu menularkan kebahagian kepada para survivor kanker akhirnya memutuskan untuk merayakan ulangtahun Jimin ke-26 di Yayasan Kanker Anak Indonesia, Ciganjur, Jakarta Selatan.

“Kami tau kalau anak-anak disini (survivor kanker) sangat mengidolakan Park Jimin, untuk itu kami ingin sekali membagi kebahagiaan kepada mereka di ulangtahun Jimin ke-26 yang jatuh ditanggal 13 Oktober. Kami juga membuka donasi dalam waktu 10 hari untuk membantu adik-adik kita,” ungkapnya.

Aisyah berharap, para survivor di Yayasan Kanker Anak Indonesia bisa semakin semangat untuk bermimpi bahkan bisa ketemu Park Jimin dikemudian hari. (nik)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *