oleh

Nining Yuningsih “Ceu Edoh” Isi Waktu Luang dengan Jualan Kicimpring

Cianjurekspres.net – Nining Yuningsih, pemeran Ceu Edoh di sinetron Preman Pensiun mengisi waktu luang di sela-sela kesibukannya syuting dengan berjualan cemilan seperti kicimpring.

“Udah lama, cuman tidak tiap hari dan gak fokus juga karena memang liat waktu syutingnya kalau lagi free dan di Bandung, ya udah,” kata Nining Yuningsih “Ceu Edoh” kepada jabarekspres.com, di Pasar Kaget Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Selasa (4/5).

“Dulu mah suka collab sama temen-temen yang lain, sekarang mah sendiri-sendiri gitu masing-masing ada yang punya produknya kayak kicimpring, ada yang jual kaos, sama rengginang kayak gitu,” tambahnya.

Nining Yuningsih “Ceu Edoh” merasa dari hasil jualan pada waktu luangnya tersebut bisa menambah penghasilan yang lumayan cukup banyak.

Apalagi ia menarik perhatian masyarakat terutama ibu-ibu. Belum lagi jika ada yang mengajak untuk foto bersama ketika setelah membayar dagangannya.

Ceu Edoh mengatakan, kemarin kebetulan ada syuting juga selama bulan Ramadhan. “Bisa dihitung cuma berapa kali ya kita jualan, jadi kemarin ada syuting juga di Jakarta jadi fokus ke syuting karena lagi proses pembuatan web series sama film, tapi ada waktu kosong.”

Ia bersyukur karena masih banyak masyarakat yang antusias untuk membeli jualannya. Ceu Edoh mengaku, alasan berjualan ini karena makanan pasti selalu menjadi ladang kebutuhan pokok masyarakat.

“Dalam pandemi seperti ini, makanan memang bisa dibilang kebutuhan yang memang tetap, mau tidak mau. Alhamdulillah cemilan-cemilan seperti ini memang minat masyarakat, justru makanan yang masih jalan,” ungkapnya.

Selain kicimpring, dagangan lain yang ia jual diantaranya kripik (Rp. 10.000 – 15.000) serta madu yang dijual seharga Rp. 35.000,-

Ceu Edoh juga memiliki alasan lain kenapa berjualan kicimpring. Menurutnya, cemilan tersebut identik dengan sinetron yang ia lakoni Preman Pensiun.

Adapun, omset yang ia dapatkan sebesar Rp 1 – 1,5 jutaan per harinya. Apalagi jika ramai pembeli, hasil dari mereka berjualan bisa melebihi omset itu.

“Mudah-mudahan sesudah Ramadaan corona cepat berlalu, supaya perekonomian masyarakat cepat membaik,” pungkasnya.(JE/hyt)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *