Diskominfosantik Berdayakan KIM

Diskominfosantik Berdayakan KIM
PEMBERDAYAAN INFORMASI: Diskominfosantik Kabupaten Cianjur menggelar sosialisasi pemberdayaan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), yang digelar di Sarongge Ballet, Desa Ciputri, Kecamatan Pacet. (AYI SOPIANDI/CIANJUR EKSPRES).
0 Komentar

 
CIANJUR, cianjurekspres.net – Dalam memenuhi kebutuhan informasi masyarakat dan menciptakan masyarakat informasi yang dinamis sebagai dasar terbentuknya masyarakat yang cerdas, kreatif, inovatif, produktif, dan berbudaya tinggi, Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kabupaten Cianjur menggelar sosialisasi pemberdayaan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), yang digelar di Sarongge Ballet, Desa Ciputri, Kecamatan Pacet.
Dalam era informasi global dengan kemajuan tekhnologi, keberadaan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) masih diperlukan. Keterbatasan masyarakat dalam mengakses dan memanfaatkan informasi terutama di wilayah blank spot area, menjadikan kesenjangan yang semakin lebar.
Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) diharapkan menjadi sarana komunikasi antara pemerintah daerah dengan masyarakat langsung. Pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran atas informasi sebagai suatu sumber pengetahuan dan juga sekaligus meningkatkan kemampuan mengakses informasi dengan mengunakan dan memanfaatkan teknologi komunikasi.
Hal ini dilakukan dengan cara memberikan pengetahuan melalui pelatihan, bimbingan teknis, dan sosialisasi berbagai materi pokok kepada masyarakat langsung.
Kepala Diskominfosantik Kabupaten Cianjur, Tedy Artiawan mengatakan, tujuan diselenggarakannya sosialisasi bagi KIM untuk mendayagunakan informasi dan memberikan nilai tambah bagi kehidupan masyarakat juga untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya informasi.
“Kegiatan ini untuk memperluas akses informasi melalui kelompok informasi dan mendorong tumbuh kembangnya Kelompok Informasi Masyarakat secara mandiri sebagai wahana informasi,” kata Tedy.
Tedy mengatakan, kelompok informasi masyarakat juga sangat berperan dalam melancarkan kontribusi dan distribusi informasi kepada masyarakat itu sendiri. Apalagi masyarakat yang belum bisa mengakses informasi melalui tekhnologi.
“Kelompok ini juga merupakan revitalisasi dan reaktulisasi dari kelompok pengelola informasi dan komunikasi yang disesuaikan dengan paradigma pembangunan dengan mengedepankan prinsip demokrasi dan good government,” katanya.
Tedy berharap KIM nantintya dapat memberikan pemahaman serta menyamakan persepsi dan juga menjadi salah satu solusi alternatif dalam menyelesaikan berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat dalam berbagai sektor.
“Dengan digelarnya sosialisasi ini, diharapkan bisa memberikan pemahaman serta menyamakan persepsi dalam menyelesaikan berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat, apalagi untuk menyaring berita bohong (Hoax, red),” pungkasnya. (mg2/yhi)

0 Komentar