Menembus Pegunungan, Mantri BRI Setia Dampingi Warga Garut Selatan

Angga Sumitra, Mantri BRI Unit Banjarwangi, Branch Office Garut.
Angga Sumitra, Mantri BRI Unit Banjarwangi, Branch Office Garut.
0 Komentar

CIANJUR EKSPRES – Wilayah Banjarwangi di Kabupaten Garut bagian selatan dikenal dengan kontur pegunungan yang menantang sekaligus menyimpan denyut ekonomi pedesaan yang dinamis. Di kawasan ini, masyarakatnya menggantungkan hidup pada sektor agraris seperti budi daya sayuran, padi, palawija, peternakan rakyat, hingga produksi olahan industri rumahan.

Di tengah keterbatasan akses geografis tersebut, kehadiran layanan perbankan formal turut mendukung aktivitas ekonomi warga. Peran ini salah satunya dijalankan oleh Angga Sumitra, Mantri BRI Unit Banjarwangi, Branch Office Garut. Sejak 2020, ia rutin blusukan menembus pelosok demi melayani ratusan debitur di Desa Talagasari, Padahurip, Wangunjaya, dan Tanjungjaya.

“Menjadi Mantri BRI di wilayah pegunungan merupakan tantangan tersendiri. Kondisi perjalanan yang terjal membuat saya harus lebih siap, termasuk menggunakan sepatu bot dan berhati-hati saat mengendarai sepeda motor. Namun, semua itu terbayar ketika sampai di rumah nasabah dan disambut senyum serta keramahan masyarakat. Bagi saya, itu menunjukkan bahwa BRI benar-benar hadir melayani nasabah dengan sepenuh hati, meski harus menempuh perjalanan yang tidak mudah,” ujar Angga.

Baca Juga:Dari Inklusi ke Pemberdayaan, Kinerja Sosial BRI Raih Pengakuan di Katadata ESG Insight Award 2026BRI Kembali Gelar BRI inFrame 2026, Rekam Wajah Ekonomi Kerakyatan Indonesia Lewat Fotografi

Dalam menjalankan tugasnya, Angga berupaya menyelami kebutuhan warga lewat pendekatan humanis. Salah satu kisah berkesan terjadi saat ia mengedukasi seorang petani di sebuah warung desa. Awalnya, petani tersebut ragu berurusan dengan bank dan kerap menggadaikan sawahnya untuk modal usaha, yang justru menekan pendapatannya. Namun, setelah mendapat edukasi dan difasilitasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) oleh Angga, lahan garapan sang petani kini bertambah luas dan ia tak perlu lagi menggadaikan sawahnya.

“Di sini saya sangat dihargai, di jalan saat saya naik motor banyak yang menyapa dan terkenal seperti artis kecamatan, selalu disambut seperti keluarga, dan yang pasti sukanya itu saat saya sendiri menjadi saksi ketika usaha nasabah saya berkembang dan maju menjadi lebih baik dibanding sebelumnya.” cerita Angga.

Selain menyalurkan pembiayaan, Angga juga merangkul nasabah potensial menjadi BRILink Agen agar warga tidak perlu menempuh perjalanan jauh menuju unit kerja BRI terdekat. Edukasi transaksi digital melalui aplikasi BRImo terus digencarkan. Selain harus menembus wilayah tanpa sinyal seluler, Angga mengandalkan motor trail, memilih rute yang lebih aman, serta berangkat lebih awal guna mengantisipasi jalur terjal yang licin saat musim hujan.

0 Komentar