Materi ujian UM-PTKIN 2026 tetap menitikberatkan pada kualitas intelektual dan karakter dengan empat pilar utama, yakni Penalaran Akademik, Penalaran Matematika, Literasi Membaca, dan Literasi Ajaran Islam. Khusus literasi ajaran Islam, instrumen seleksi dirancang secara komprehensif untuk mengukur pemahaman Islam moderat, karakter inklusif, serta kepedulian terhadap keberagaman dan isu ekoteologi.
Kemenag menegaskan bahwa UM-PTKIN tidak hanya mencari calon mahasiswa berprestasi secara akademik, tetapi juga pribadi yang memiliki empati sosial, visi transformatif, dan komitmen menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.
