Rumah Sakit Edelweiss Akui dan Rasakan Birokrasi di Pemkab Cianjur Sudah Bertransformasi

RS Edelweiss
Peresmian Rumah Sakit (RS) Edelweiss Bentang Salapan di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Senin, 9 September 2024. 
0 Komentar

CIANJUR,CIANJUR.JABAREKSPRES.COM – Reformasi birokrasi di tubuh Pemerintah Kabupaten Cianjur di bawah kepemimpinan Bupati Cianjur Herman Suherman ternyata bukan hanya isapan jempol.

Hal ini terungkap saat peresmian Rumah Sakit (RS) Edelweiss Bentang Salapan di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Senin, 9 September 2024.

Direktur Utama PT. Bentang Salapan Kahuripan, dr. Poundra Adhisatya Pratama, MPH, MBA mengungkapkan kesaksiannya terhadap transformasi birokrasi yang sudah berjalan di Pemkab Cianjur. Hal tersebut ia rasakan saat mengurus perizinan pembangunan RS Edelweiss Bentang Salapan di Cianjur.

Baca Juga:Eminence Run 2024 Mix Trail 8km, Kolaborasi Le Eminence Hotel Convention & Resort dan Disbudpar CianjurSekda Herman Suryatman Hadiri Pembukaan MTQ Tingkat Nasional XXX Tahun 2024

“Pada pertemuan di bulan Mei 2022 saya ingat betul Pak Bupati berjanji kepada saya tidak akan ada yang mempersulit pembangunan rumah sakit di Cianjur. Dan pagi ini saya bersaksi dan menyampaikan beliau telah menepati janji beliau dengan sepenuh-penuhnya,” ungkap Poundra dalam sambutannya di acara Grand Opening RS Edelweiss.

Poundra melanjutkan, awalnya ia ragu karena ada pihak-pihak yang menakut-nakuti akan sulitnya perizinan di Cianjur. Namun hal tersebut terbantahkan, saat dirinya langsung bertemu Bupati.

Terbukti, kata Poundra, dukungan Bupati terhadap berdirinya RS Edelweiss ini sangat totalitas. Menurutnya, semua perizinan tidak ada yang dipersulit atau melalui jalur belakang.

“Dengan sangat cepat dan supportif bapak-ibu Kepala Dinas juga tidak henti-hentinya memberikan dukungan dan support, tidak ada yang mempersulit dan rumah sakit ini berdiri dokumen semua lengkap tidak ada yang by pass. Semua saya rasa adalah bukti progresifitas kepemimpinan bapak Bupati bahwa birokrasi di Cianjur telah bertransformasi,” ujarnya.

“Bupati sangat menyambut hangat investasi terutama di bidang kesehatan untuk Kabupaten Cianjur. Saya ucapkan terima kasih, saya apresiasi sekali, pokoknya sangat terasa,” sambungnya.

Senada dengan Poundra, CEO Edelweiss Healthcare Group, Syauqi Robbani juga mengungkapkan hal yang sama. Alasan Cianjur dipilih sebagai lokasi pembangunan rumah sakit yang telah menghabiskan dana hampir Rp200 Miliar tersebut karena Bupati Cianjur dianggap paling supportif dibanding wilayah lainnya.

“Ketika kita ekspansi, kebetulan Pak Bupati Pak Herman kita ngobrol sangat supportif paling supportif dibanding dengan beberapa wilayah lain saat itu. Sehingga kita putuskan Cianjur menjadi prioritas pembangunan rumah sakit di samping memang kebutuhannya juga cukup,” kata Syauqi.

0 Komentar