Latar Belakang 3 Sosok di Dirty Vote: Disebut Punya Kaitan dengan Mahfud MD dan Muhaimin

Latar belakang sosok di Dirty Vote 2024
Latar belakang sosok di Dirty Vote 2024
0 Komentar

Pria lulusan William and Law school Amerika Serikat ini juga aktif menulis tentang hukum politik dan kenegaraan di berbagai media cetak baik lokal maupun nasional. 

Bivitri Susanti

Berdasarkan laman resmi Jentera, Bivitri Susanti merupakan akademisi dan pakar hukum tata negara serta salah satu pendiri pusat studi hukum dan kebijakan bersama PSHK.

Perempuan kelahiran 5 Oktober 1974 ini menghasilkan berbagai penelitian dan produk seperti penelitian tentang bikameral, Perpustakaan Daniel S Lev, pelatihan perancangan peraturan perundang undangan dan juga parlemen.net.

Baca Juga:Rangkuman Film Dirty Vote 2024: Putusan MK Hingga BansosSiapa Sutradara Film Dirty Vote 2024? Ini Perjalanan Karir Hingga Media Sosialnya

Bivitri dan teman-temannya di PSHK mendirikan sekolah hukum bernama jentera. Bivitri tercatat pernah menjadi research fellow di Harvard School of Government pada 2013 hingga 2014. 

Visiting fellow di Australian National University School of Regulation and Global Governance pada 2016 dan visiting professor di University of Tokyo, Jepang pada 2018.

Zainal Arifin Mochtar

Zainal merupakan dosen sekaligus pakar hukum tata negara Indonesia serta aktivis yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua komite pengawas perpajakan di Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Kini ia menjabat sebagai ketua departemen hukum tata negara di Fakultas Hukum Universitas Gajah Mada dan direktur pusat kajian anti korupsi FH UGM.

Pria kelahiran 8 Desember 1978 ini juga merupakan lulusan Fakultas Hukum UGM tahun 2003. Dia beberapa kali tampil di acara televisi nasional, bahkan pernah dipercaya menjadi moderator dalam debat capres dan cawapres pada 2014 lalu.

Demikian informasi mengenai atar belakang tiga sosok di Dirty Vote.***

0 Komentar