Kronologi Perselingkuhan Nunung Supriyatin yang Viral di Twitter

CIANJUREKSPRES- Kronologi perselingkuhan Nunung Supriyatin yang viral di Twitter berhasil memancing emosi warganet. Pasalnya sosok tersebut diduga menjadi orang ketiga dalam rumah tangga orang lain.

Kisah Nunung Supriyatin alias Sese menjadi viral usai akun Twitter @elsyandria membuat sebuah thread. Ia menceritakan hubungan rumah tangga kakaknya yang hancur karena sosok pelakor.

Akun itu membongkar perselingkuhan kakak iparnya dengan seorang wanita bernama Sese. Akibat dari hubungan terlarang itu, nyawa sang kakak nyaris bunuh diri.

Nama Nunung pun sempat bertengger di jajaran Trending Topik pada Minggu malam. Lantas siapa Nunung dan bagaimana kronologinya?

Baca Juga: Intip, Spesifikasi dan Harga Redmi Note 11 Pro

Kronologi Perselingkuhan Nunung Supriyatin

Dalam Thread tersebut, Nina yang merupakan istri sah mengetahui perselingkuhan suaminya sejak Februari 2023. Nina pun mencoba berkomunikasi dengan Nunung.

Awalnya Nunung merasa ditipu oleh suami Nina dan berjanji tidak akan lagi menjalin hubungan dengan suami Nina itu.

Begitupula dengan sang suami yang berjanji tidak akan melakukan hubungan terlarang itu lagi.

“thread ini saya buat karena saya ingin kakak saya mendapatkan hak yang seharusnya dan juga perlindungan agar kakak saya tidak merasa sendiri menghadapi ini, karena pelaku ( kakak ipar & selingkuhannya) sangat menguras energi kakak saya dan keluarga dengan perbuatannya. Selama hampir 4 bulan perselingkuhan dan penindasan terjadi pada kakak saya, dengan itu izinkan saya mewakili kakak saya (nina) untuk membagikan cerita dan masalah yang sedang dia hadapi saat ini,”

“Hingga pada akhirnya semua berbalik, pihak wanita (selingkuhan) menghina kakak saya melalui whatsap, inilah pertama kali hinaan itu terjadi, bayangkan seorang pelakor menghina istri sah dan mengancam untuk mempidanakan istri sah karena sudah menegur mereka, dan merasa perbuatannya benar yang salah kakak saya karena sebagai istri tidak tau diri.”

Baca Juga: 7 Cara Mengatasi Kehawatiran Menjadi Ibu Baru, Jangan Cemas!

Alih-alih memutuskan hubungan, keduanya justru terlihat masih jalan bersama.

“Kakak saya hampir mengakhiri hidupnya, semangat dia hilang, batinnya terguncang. Dia hanya bisa menangis setiap hari, kami keluarga sudah menguatkan dia dengan segala cara tapi disisi saya sadar bahwa mental setiap orang berbeda,”

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan