Seorang Bocah Tewas Tenggelam

CIANJUR, CIANJUREKSPRES – Seorang bocah tewas tenggelam. Korban diketahui bernama Muhammad Yasin Alkautsar Muhtar (10) siswa SDN Langkob.

Saat kejadian korban bersama dua temannya nekad terjun ke Sungai Cikundul tepatnya di Bendung Junghil, Desa Langkob Desa Majalaya Kecamatan Cikalongkulon, pada Rabu (18/1/2023). Dari ketiganya, salah seorang bocah tewas tenggelam.

Baca Juga: Richard Eliezer Dituntut 12 Tahun Penjara

Korban baru bisa ditemukan setelah Basarnas Bandung, BPBD Kabupaten Cianjur dan Polairud dibantu masyarakat sekitar yang lakukan pencarian seorang bocah tewas tenggelam selama enam jam.

Dalam upaya pencarian ini, tim pencarian terpaksa harus membuka palang pintu air untuk mendorong jenazah yang diperkirakan tersangkut bebatuan di dasar cekungan sungai.

Baca Juga: Ferdy Sambo Dituntut Hukuman Seumur Hidup

“Proses pencarian selama enam jam atau sekitar jam 3 sore tadi. Korban baru bisa ditemukan setelah kita buka palang pintu air. Jadi jenazah yang tadinya tersangkut di dasar terdorong oleh air hingga akhirnya naik ke permukaan,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Cikalong, Ipda Hendra, kepada Cianjur Ekspres.

Dia juga mengungkapkan, kejadian tersebut bermula saat rombongan siswa SDN Longkab yang dipandu guru olahraga yakni Dedi Mulyadi (40) lakukan jalan sehat mengarah ke Kampung Panumbangan melewati sisi Sungai Cikundul tepatnya di Bendung atau Pintu Air Junghil.

“Guru sudah mengingatkan agar tidak ada siswa yang berenang ke sungai, demi keselamatan. Tapi korban dan dua orang rekannya malah lompat ke sungai untuk berenang,” ujar Hendra saat dihubungi, Rabu (18/1/2023).

“Waktu gurunya lihat, cuma dua orang yang berhasil berenang ke tepian, korban disitu terlihat tak bisa berenang dan terseret arus ke tengah sungai. Kejadiannya sekitar jam 9 pagi,” sambungnya.

Melihat korban tak bisa berenang, lanjut Hendra, sang guru pun lompat ke sungai untuk menyelamatkan korban. Namun nahas, posisi korban terseret hingga ke pusaran air tepat di bawah pintu air sehingga korban tenggelam.

“Dari keterangan saksi, korban dan dua rekannya lompat tepat di bawah pintu air. Disitu ada cekungan dalamnya sekitar lima meter. Korban pun terseret pusaran air,” ujarnya.

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah pun langsung dibawa oleh keluarganya untuk dibawa ke rumah duka yang berada di kediamannya Kampung Langkob RT 3 RW 5 Desa Majalaya, Kecamatan Cikalongkulon. (Mg1)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *