BPJS Kesehatan Tanggung Biaya Pengobatan Hingga Ratusan Juta

CIANJUREKSPRES – BPJS Kesehatan tanggung biaya pengobatan hingga ratusan juta rupiah, hal tersebut tertuang dalam aturan yang baru dikeluarkan.

Aturan BPJS Kesehatan tanggung biaya pengobatan hingga ratusan juta rupiah ini tercantum dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2023 tentang Standar Tarif Pelayanan Kesehatan dalam Penyelenggarakan Program Jaminan Kesehatan.

Baca Juga: Aturan Baru, Berobat dan Perawatan ke Dokter Gigi Bisa Pakai BPJS Kesehatan

Menurut Budi G. Sadikin selaku Menkes, peraturan BPJS Kesehatan 2023 tersebut sejalan dengan kebijakan peningkatan upaya dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Termasuk diantaranya BPJS Kesehatan tanggung biaya pengobatan hingga ratusan juta rupiah, yang selama ini belum dilakukan.

Selain itu, dalam aturan BPJS Kesehatan terbaru pemerintah juga menaikan biaya pembayaran ke rumas sakit yang diharapkan dapat berdampak pada peningkatakan pelayanan kesehatan bagi masyarakat peserta BPJS Kesehatan.

Baca Juga: Dinkes Cianjur akan Gunakan Dana DBHCHT untuk Menambah Jumlah Kepesertaan BPJS Kesehatan

Dalam peraturan BPJS Kesehatan juga dicantumkan adanya penambahan layanan yang dapat dibayarkan melalui BPJS serta penyesuaian satuan biaya untuk berbagai tindakan medis.

Biaya pengobatan dalam peraturan BPJS Kesehatan 2023 yang tertuang dalam Peraturan Menteri Kesahatan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2023 mencapai Rp 432.242.500 dengan status pengobatan kelas 1 untuk perawatan Transplantasi Paru atau Jantung (Berat).

Sedangkan dalam peraturan BPJS Kesehatan perwatan penyakit jantung dengan biaya termahal mencapai Rp 203.235.600 adalah prosedur bypass coroner tanpa kateterisasi jantung (berat) untuk pelayanan kelas 1.

Selain itu jga ada perawatan Ventilasi Mekanikal Long Term dengan Trakeostomi (Berat) dengan biaya perawatan mencapai 207.675.800 untuk pelayanan kelas 1.

Adapun perawatan dalam peraturan BPJS Kesehatan terbaru dengan biaya mencapai ratusan juta rupiah diantaranya Pencangkokan Hati, Transplantasi Paru atau Jantung, Transplantasi Pencangkokan Hati, Transplantasi  Paru atau Jantung, Transplantasi Ginjal, Prosedur bypass Koroner tanpa Kateterisasi Jantung, Prosedur Katup Jantung Tanpa Kateterisasi, Ventilasi makanikal Long Term dengan Trakeostomi serta Neonatal dengan Pencangkokan Organ atau Oksigenisasi Selaput Ektrakorporal.

Dalam peraturan BPJS Kesehatan 2023 juga mengatur standar tarif kapitasi yang mencakup pelayanan:

  1. Administrasi pelayanan.
  2. Promotif dan preventif perorangan.
  3. Pemeriksaan, pengobatan, dan konsultasi medis.
  4. Pindakan medis non spesialistik.
  5. Kesehatan gigi non spesialistik.
  6. Obat dan bahan medis habis pakai.
  7. Pemeriksaan penunjang diagnostik tingkat pratama.
  8. Pelayanan kesehatan melalui pemanfaatan teknologi komunikasi dan informasi, meliputi telekonsultasi, promotif, dan preventif antara FKTP dan peserta terdaftar.
  9. Pelayanan Keluarga Berencana mencakup konseling, pemberian pil, dan kondom.
  10. Imunisasi rutin.
  11. Pemeriksaan fisik balita untuk stunting dan wasting.
  12. Skrining kesehatan.

Sedangkan Skrining kesehatan dalam peraturan BPJS Kesehatan 2023 mencakup: 

1. Pemeriksaan tekanan darah untuk penyakit stroke, ischemic heart disease, dan hipertensi.

2. Pemeriksaan payudara klinis untuk penyakit kanker payudara.

3. Pemeriksaan kadar haemoglobin (Hb) untuk penyakit anemia pada remaja putri.

4. Pemeriksaan fisik paru untuk penyakit tuberkulosis, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), dan kanker paru.

5. Pemeriksaan rapid antigen hepatitis B dan C untuk penyakit hepatitis.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *