KPU Rancang 6 Dapil untuk Pileg Cianjur

CIANJUR, CIANJUREKSPRES – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cianjur merancang tiga usulan Daerah Pemilihan (Dapil) bagi partai politik untuk pencalonan anggota DPRD Cianjur.

BACA JUGA:  Ace Hasan Targetkan Golkar Cianjur Raih 12 Kursi di Pileg 2024

Koordinator Divisi (Kordiv) Teknis Penyelenggaraan KPU Kabupaten Cianjur, Ridwan Abdullah mengatakan, rancangan penambahan Dapil mengacu pada PKPU Nomor 6 Tahun 2022.

BACA JUGA:  PKS Cianjur Diminta Raih 10 Kursi di Pileg 2024, Begini Tanggapan Gilar Budi Raharja

“Jadi berdasarkan ketentuan, KPU kota/kabupaten diminta oleh KPU RI untuk merancang Dapil dan alokasi kursi bagi para calon DPRD,” kata Ridwan saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, belum lama ini.

Ridwan mengatakan, KPU Cianjur merancang tiga usulan yakni rancangan Dapil eksisting, hal tersebut mengacu pada Pileg 2019 lalu dan tentunya berdasarkan adanya jumlah penduduk yang tersebar di setiap Dapil.

Rancangan yang kedua yakni masih mengacu pada lima Dapil dengan komposisi atau konfigurasi susunan di Kecamatan yang berbeda, sedangkan rancangan yang ketiga adalah KPU Cianjur menambah jumlah Dapil.

“Jadi, sebenarnya ada tiga rancangan yang diajukan KPU Cianjur ke KPU RI,” katanya.

BACA JUGA:  Berharap Prabowo Subianto Jadi Presiden, PC Satria Cianjur Siap Menangkan Pileg, Pilpres dan Pilkada 2024

Dia mengatakan, berdasarkan ketentuan bahwa penataan Dapil tersebut harus mengacu kepada prinsip-prinsip pada Undang-undang nomor 7 tahun 2017.

“InsyaAllah penataan rancangan penambahan Dapil ini sesuai dengan prinsip dan undang-undang yang berlaku,” paparnya.

Ridwan mengatakan, tiga rancangan tersebut sebenarnya sudah dipublikasikan ke khalayak umum pada tanggal 29 November tahun 2022 kemarin. “Sebenarnya rancangan ini sudah kami publikasikan,” ucapnya.

Selain itu lanjut Ridwan, setelah merancang dan mengumumkan bahwa KPU Cianjur melakukan uji publik hingga dua kali yakni pada tanggal 8 Desember dan 14 Desember kemarin.

“Adapun pada saat publikasi tersebut kami mengundang partai politik, dan pihak-pihak terkait yang terlibat dalam penataan Dapil tersebut,” jelasnya.(yis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *