Ketua RT di Kademangan Perbaiki Sendiri Rumahnya yang Rusak akibat Gempa

CIANJUR, CIANJUREKSPRES – Adin (45) Ketua RT 03/RW 08 Kampung Kebonmanggu Desa Kademangan Kecamatan Mande, harus memperbaiki sendiri rumahnya yang rusak akibat gempa yang terjadi pada Senin (21/11/2022) lalu. Hal itu terpaksa dilakukan lantaran dirinya tidak masuk dalam daftar penerima bantuan stimulan perbaikan rumah akibat bencana.

BACA JUGA:  BNPB: 25 Ribu KK Sudah Terima Dana Perbaikan Rumah Rusak

Adin mengungkapkan, beberapa hari setelah sebagian rumah miliknya ambruk atau rusak karena gempa, verifikator dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) maupun dari Kementerian PUPR, sudah datang untuk melakukan pendataan.

“Yang lakukan pendataan sudah datang tiga kali ke lingkungan ini. Mereka cuma foto-foto. Tapi sampai sekarang saya tidak mendapat kabar soal dana bantuan stimulan perbaikan rumah,” ujar Adin saat ditemui.

BACA JUGA:  Bupati Kaget Masih Ada Desa Tak Setor Data Rumah Rusak ke BNPB

Dirinya memperlihatkan bekas-bekas tambalan di beberapa bagian rumahnya, seperti di tembok depan rumah dan bagian dalam rumah yang sudah dia bangun kembali. Adin khawatir, jika tak segera diperbaiki, rumahnya kembali ambruk akibat gempa susulan.

Untuk memperbaiki rumah dirinya yang rusak akibat gempa, kata Adin, dirinya menghabiskan dana pribadi sedikit demi sedikit. Jumlahnya kurang lebih capai Rp15 juta. Bahkan dirinya masih memiliki utang di toko bangunan. Pembayaran untuk renovasi rumahpun dibayar secara cicil.

BACA JUGA:  Masalah Muncul Dalam Pendataan Klasifikasi Rumah Rusak

“Sejak beberapa tembok ambruk, saya cicil renovasi karena takut tembok yang lain ikutan rubuh. Kira-kira habis Rp15 juta lah. Ini juga masih ada utang di toko bahan bangunan,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *